Diskusi Daring melalui zoom bersama Ombudsman RI dan Pemangku Kepentingan Terkait Tata Niaga Timah

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pangkalpinang – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung mengikuti diskusi daring melalui zoom bersama Ombudsman Republik Indonesia dan pemangku kepentingan terkait tata niaga timah (31/03/2021).

Diskusi yang dihadiri oleh Direktur Utama PT. Timah beserta direksi lainnya, PERHAPI, dan AETI adalah dalam rangka pengumpulan bahan dan informasi oleh Keasistenan Utama V Ombudsman Republik Indonesia yang mengangkat isu tentang tata niaga timah di Indonesia.

Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy mengomentari tentang isi diskusi siang tadi.

“Pertemuan daring tadi banyak di diskusikan mengenai bagaimana sebetulnya perdagangan timah di Indonesia juga hal-hal yang melatarbelakangi dalam tata niaga timah selain itu juga aturan-aturan apa saja yang kita miliki terkait masalah pertambangan Timah.

Ombudsman Bangka Belitung menaruh perhatian lebih terhadap hal ini mengingat Bangka Belitung merupakan salah satu ekspotir terbesar dunia untuk ekspor timah.” Komentar Yozar.
Ombudsman Bangka Belitung juga menyoroti dampak penambangan terhadap ekonomi dan sosial masyarakat juga lingkungan terutama reklamasi.

“Tentunya tidak semua penambangan dilakukan oleh BUMN ada juga dari swasta bahkan masyarakat sipil yang sering masyarakat Babel sebut dengan TI, baik di darat atau di laut. Terhadap permasalahan yang timbul dalam tata niaga timah tidak hanya cukup didukung secara normatif saja, tetapi kontrol eksplorasi di lapangan dan dampak yang timbul pasca tambang juga penting untuk dipikirkan solusi komprehensifnya.” Tegas Yozar.

“Kami harap semua stakeholder terkait bisa bersinergi bersama untuk pelayanan publik yang baik dan anti maladministrasi dalam tata niaga timah di Indonesia terutama di Provinsi Bangka Belitung.” Papas Yozar

 

Pewarta : Teblyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *