Ini Komentar Admin Grup Facebook Kejagung RI, Terkait Kadis Disnakbun Lamteng Sebut Nama Oknum Jaksa Dalam Dugaan Suap

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Tengah – Setelah Viral Pemberitaan kasus dugaan suap Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Lampung Tengah Ir. Taruna Bifi Koprawi, MM, yang menyeret nama oknum Jaksa Kejaksaan Negeri Lampung Tengah dan oknum Jaksa Kejaksaan Tinggi Lampung dalam kasus yang membelitnya resmi dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung dengan tembusan ke Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi Provinsi Lampung, mendapatkan sorotan dari netizen bahkan Dr.Drs.R.Noto Agung, SH. MSc. selaku Admin Group Facebook Kejaksaan Agung Republik Indonesia juga ikut menyoroti pemberitaan tersebut.

Dr.Drs.R.Noto Agung, SH, MSc menangapi pernyataan bahwa, ada oknum Jaksa di suap dengan bahasa samaran “Habis dalem”, berarti ada unsur mengeluarkan uang untuk menyesaikan masalah suap atau pidana dengan ngerogoh dompet untuk jaksa, selesai.
Jaksa jangan macem – macem kalau pernyataan dari saudara Kadisnakbun Lamteng benar, akan saya laporkan langsung ke pak Jaksa Agung, dengan catatan benar tidak bohong dan Kadisnakbun Lamteng segera periksa, bila terbukti adanya pungli, suap maka akan di Jerat UU Tipikor, “Pungkasmya.

Diberitakan sebelumnya dengan judul, “Kembali Memamas, Kali ini Kadisnakbun Lamteng Dilaporkan Kekejaksaan Tinggi Lampung.

Kasus dugaan suap pengangkatan Honorer Pegawai Harian Lepas (PTHL) sebesar 25 juta rupiah atas nama drh. Hartono dan dugaan Kegiatan Swakelola Fiktif tahun 2020 kembali memanas, kali ini Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Tengah Ir. Taruna Bifi Koprawi, M,M, dilaporkan wartawan ke Kejaksaan Tinggi Lampung.

Kejadian tersebut bermula ketika Kadis Taruna di telepon Kholidi selaku wartawan media (…) pada hari kamis tanggal 04/03/2021 beberapa hari lalu, didalam percapakan itu Kadis Taruna menceritakan kapada wartawan bahwa dirinya sudah mendapatkan panggilan dari Kajaksaan Tinggi Lampung. dan dirinya mengetahui kabar itu melalui salah satu oknum Jaksa di Kejaksaan Negeri Lampung Tengah yang memberitahukan kapada dirinya melalui via telepon whatsapp.

Namun surat panggilan secara resminya belum dikirimkan kepada dirinya, sehingga Ia pun belum menerima dan memegang surat panggilannya secara resmi dan didalam percakapan tersebut Kadis Taruna juga mengatan bahwa, oknum Jaksa di Kejaksaan Negeri Lampung Tengah juga memberitahukan kepada dirinya agar dirinya dapat menemui oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi Lampung pada hari Selasa 30/03/2021

Kemudian Kadis Taruna menelpon wartawan untuk meminta bertemu dengan dirinya, sehingga wartawan pun mengiakan ajakan Kadis Taruna, tak berselang lama kemudian Kadis Taruna mendatanggi kediaman wartawan, lalu Kadis Taruna menceritakan bahwa dirinya sudah menutup dan menyelesaikan kasus yang membelitnya yang diberitakan oleh puluhan media online di Kejaksaan Tinggi Lampung. “Saya sudah menutup dan menyelesaikan masalah itu di Kejaksaan Tinggi Lampung, “Ucap Kadis Taruna.

Saat ditanya oleh media berapa jumlah uang yang sudah dikeluarkannya untuk menutup dan menyelesaikan kasus yang membelitnya itu, jawab Kadis Taruna, “Saya habis banyak” pokoknya dalem, situtahulah,” Pungkasnya.

Berbekalkan rekaman pernyataan Kadis Taruna tersebut, Kholidi selaku awak media mendatanggi Kejaksaan Negeri Lampung Tengah bermaksud untuk mengkonfirmasikan hal tersebut.

Namun pernyataan itu dengan tegas dibantah oleh Kasi Intel Kejaksaan Negegeri Lampung Tengah bahwa peryataan Kadis Taruna itu tidaklah benar,

“Yaa pernyataan itu tidak benar dan saya juga belum tahu Kadis Taruna itu yang mana orangnya, ketemu saja belum pernah apalagi mau berhungan komunikasi, Nomor telepone nya saja saya tidak punya, Pernyataan Kadis Taruna itu tidaklah benar”, Ucap Kasi Intel

Ketika disingung oleh awak media, apakah Kejaksaan Negeri Lampung Tengah akan memanggil Kadis Taruna terkait pernyataannya, Kasi Intel pun menjawab,

“Yaa Kita akan panggil Kadis Taruna untuk dimintai keterangan atas pernyataan itu dan apabila Kadis Taruna mengatakan hal tersebut, maka Kadis Taruna harus mempertangung jawabkan pernyataannya itu, kalau ada bukti rekamannya saya minta tolong kirimkan rekamannya kesaya biar saya mendengarkan rekamannya biar semuanya menjadi jelas,” Pungkasnya pada Senin 29/03/2021 di Kejaksaan Negeri Lampung Tengah.

Terpisah, terkait adanya nama oknum Kejaksaan Tinggi Lampung yang juga disebut Kadis Taruna, kembali Awak Media mendatanggi Kejaksaan Tinggi Lampung pada hari Selasa tanggal 30/03/2021 bermaksud untuk mengkonfirmasikan hal tersebut.
Namun sangat disayangkan oknum jaksa tersebut sedang tidak berada di kantornya sedang dinas luar (DL).

Sehingga awak media memilih untuk langsung melaporkan Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Tengah Ir. Taruna Bifi Koprawi, MM, ke Kejaksaan Tinggi Lampung pada hari Selasa tanggal 30/03/2021 sekira pukul 14:50 Wib, Lapdu Dugaan Suap Pengangkatan Tenaga Honorer oleh Kadis Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Tengah dengan Lampiran satu buah Laporan Surat dan DVD yang ditembuskan kepada Asisten Pengawasan (ASWAS) Kejaksaan Tinggi Provinsi Lampung dengan harapan, agar dugaan tersebut dapat segera diproses sesuai Hukum yang berlaku di NKRI tanpa tebang pilih, “Pungkasnya.

 

Pewarta : Lami

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *