LP3SU sesalkan pihak Kehutanan yang Lepas tanggung jawab atas kebakaran hutan di Kab. Toba

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Toba Sumut – Saat terjadi kebakaran hutan di Desa Hutagaol Peatalun, Kabupaten Toba pada hari Jumat (2/4/21) malam sekitar pukul 19.00 WIB tak satupun terlihat petugas Manggala Agni dari Dinas Kehutanan untuk turut serta dalam penanggulangan pemadaman api bencana kebakaran hutan.

Ketua LSM Lembaga pemantauan dan pengawasan pembangunan sumatera utara (LP3SU) Sahala saragi SH menyesalkan sikap yang dilakukan pihak dinas kehutanan yang tidak turun kelokasi.

“Saat terjadi kebakaran saya menyaksikan tak seorangpun dari petugas manggala agni berada dilokasi. Justru para petugas dari pihak bpbd kabupaten toba yang cepat tanggap turun kelokasi dibantu pihak TNI, Polri dan Masyarakat dengan menggunakan peralatan seadanya,” ujar sahala kesal.

Lebih lanjut dikatakanya, Seharusnya ketika terjadi kebakaran hutan mereka itu berada digarda terdepan karena kawasan hutan merupakan wilayah tanggung jawab kerja pihak kehutanan. “Mereka jangan lepas tanggung jawab.Saya jadi curiga, mereka inikan punya program, punya anggaran dan tunjangan kinerja yang besar untuk menjaga dan mengawasi hutan. Kenapa disaat terjadi kebakaran hutan seperti ini mereka tidak hadir. Tidak mungkin mereka tidak diinfokan oleh pihak pemerintah daerah yang dalam hal ini pihak bpbd toba. Jangan jangan kejadian kebakaran hutan seperti ini pihak manggala agni sudah sering tidak hadir dilokasi tapi laporan kerja mereka hanya sebatas meminta dokumen laporan dan potho dari pihak lain” ujar sahala

Ketidakhadiran pihak manggala agni kehutanan juga menjadi pertanyaan bagi petugas yang tengah berada di lokasi, secara khusus pihak BPBD yang telah memberikan informasi tersebut.

Kepala Bpbd kabupaten toba Pontas batubara saat dikonfirmasi dilokasi mengungkapkan jika pihaknya telah berkordinasi dengan menyampaikan info kejadian ini kepada pihak KPH XIII dolok sanggul.

“Kita telah memberikan informasi kepada KPH XIII Doloksanggul sebab ini masih kawasan mereka. Namun hingga saat ini, pihak kehutanan tak memperlihatkan batang hidungnya di lokasi ini,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Toba Pontas Batubara saat di lokasi kebakaran.

Pontas Batubara menyampaikan bahwa proses pemadaman api dimulai sekitar pukul 20.00 setelah pihak BPBD mendapatkan informasi bahwa telah terjadi kebakaran sekitar pukul 19.00 WIB.

“Begitu mengetahui kejadian kebakaran hutan, kita langsung mengambil peralatan dan bergegas menuju lokasi. Dari kawasan perkampungan menuju lokasi kebakaran sekitar 1 jam menuju ke atas,” terang pontas.

Tampak terlihat dari kawasan perkampungan penduduk, terlihat sejumlah petugas mengunakan penerang untuk mendaki kawasan kebakaran yang berada diketinggian 800 meter.

Lokasinya itu penuh dengan bebatuan dan terjal. Petugas kita terlihat kesulitan dan juga lokasi kebakaran itu kan menyebar sehingga petugas berbagi menjadi tiga regu dengan tetap memperhatikan arah angin,” lanjut Pontas menerangkan.

Setelah tiga jam, kawasan hutan seluas 3 hektar yang terbakar dapat dijinakkan pihak BPBD dengan menggunakan peralat seadanya.

 

Pewarta : Abdi. S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *