Kabupaten Cirebon Katon, Layak Boyong Penghargaan Anugerah Parhita Ekapraya Tingkat Utama

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Cirebon Kota – Pemerintah Kabupaten Cirebon Optimistis akan meraih Penghargaan Anugerah Parhita Ekapraya (APE) Utama tahun 2021 dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak, dimana pada Tahun 2016 sampai Tahun 2018 Pemkab Cirebon mendapatkan Penghargaan Anugerah Parhita Ekapraya (APE) Tingkat Madya.

Sehinga pada tahun 2021 diharapkan mendapatkan Penghargaan ke Tingkat Utama kata Wakil Bupati Cirebon saat dirinya memberikan sambutan pada acara Verifikasi Lapangan dalam rangka pemberian Penghargaan Anugerah Parhita Ekapraya (APE) Utama Tahun 2021 di Kantor Setda, ujar Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE, M.Si. Senin (5/4/2021).

Ayu mengatakan, Pengarus Utamaan Gender atau biasa disebut PUG merupakan strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai dan mewujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam sejumlah Aspek kehidupan Manusia.

“Dalam pelaksanaan di Kabupaten Cirebon ini tertuang kebijakan Perundang-undangan, antara lain Peraturan Bupati Cirebon Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengarusutamaan Gender,” kata Ayu panggilan akrabnya.

Ayu menambahkan, selama ini Pemkab Cirebon sudah menindaklanjuti Peraturan Bupati tentang Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender, kami sudah membentuk Pokja PUG seperti Vocal Point, Penyusunan Rancangan Responsif Gender, melakukan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan PUG, serta sosialisasi PUG di tingkat OPD, kecamatan, Desa maupun kelurahan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Perlindungan Anak (DPPKBPA) Kabupaten Cirebon, Iyan Ediyana mengatakan selama ini Pemkab Cirebon sudah melakukan Kesetaraan Gender, bahkan secara tidak sadar semua Dinas sudah melakukannya.

Kami contohkan, misalnya seperti Dinas Lingkungan Hidup mereka membuat taman bermain anak, disitu harus masuk Hak Perempuan, Laki-lakinya dan Hak Anaknya serta Hak Disabilitasnya, semua unsur harus ada,” katanya.

Ia pun mengungkapkan, selama ini banyak kalangan masyarakat maupun Dinas belum paham terkait Kesetaraan Gender, Bahkan menurutnya Gender itu Identik kebanyakan dengan perempuan.

“Secara regulasi Perbup tentang Kesetaraan Gender sudah ada dan juga dari sisi Implemantasi di lapangan sudah dilakukan, kalau untuk tingkat Desa belum ada baru ditingkat Kabupaten Cirebon,” kata Iyan.

Ditempat yang sama, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Yuningsih mengatakan, pihaknya mendorong Pemkab Cirebon untuk Kesetaraan Gender di tingkat SKPD dimana sekarang dari 25 SKPD baru tiga orang yang dijabat oleh Perempuan, untuk eselon II baru tiga orang yang menjabat kita mendorong untuk bisa mengimbangi minimalnya kalau tidak 30 pesen ya bisa 20 persen, makanya kalau 25 SKPD minimalnya tujuh orang Perempuan yang menjabat Kepala Dinas,” katanya.

Yuningsih mengungkapkan, kalau Kabupaten Cirebon layak mendapatkan Penghargaan Anugrah Parhita Ekapraya (APE) Utama Tahun 2021, maka kita yakin Kabupaten Cirebon mendapat Penghargaan Tingkat Utama, karena kita sudah lengkap semua terpenuhi Pengurus Pengarusutamaan Gendernya karena kita sudah punya Perda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Perda tahun 2018,” pungkasnya

 

 

Pewarta : Darto / Hms.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *