Diduga Akibat pengeroyokan, Aktivis Peduli Lingkungan meregang nyawa

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Besar – Peristiwa pengeroyokan terhadap Faisal, warga Lampante kemukiman Lamteuba yang merupakan aktivis peduli lingkungan yang mengakibatkan korban pengeroyokan tersebut meregang nyawa. (Selasa 16/3/2021).

Salah satu adik korban “Munazir “menuturkan bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada Aparat Penegak Hukum, baik Polda, Polres, dan Polsek untuk mengusut siapa saja dalang di balik peristiwa tersebut yang mengakibatkan hilangnya nyawa Faisal.

“Kami minta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya.

Munazir mengungkapkan, sebelum terjadi pengeroyokan pada Selasa (16/3/2021), sekitar pukul 20.30 wib, Faisal di panggil oleh oknum pemerintah kemukiman setempat, dan di situ ada beberapa aparatur pemerintah kemukiman yang berkumpul untuk mendamaikan pihak korban (Faisal) dengan terduga pelaku pengeroyokan.

Lanjut Munazir “mohon Penegak Hukum dapat diungkap siapa saja yang ikut di situ, untuk bisa di panggil dan di periksa juga, karena kami pihak keluarga curiga ada yang menyuruh, atau ada yang sengaja menyuruh untuk membunuh korban oleh orang-orang yang punya kepentingan dalam penebangan kayu di hutan lindung,” ungkapnya.

Munazir juga menegaskan bahwa kami pihak keluarga korban mengutuk kejadian pengeroyokan terhadap almarhum Faisal, dan meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengembangkan kasusnya guna menangkap para tersangka pengeroyokan untuk diberikan hukuman setimpal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami pihak keluarga memohon kasus ini tetap berjalan sesuai undang undang yg berlaku, para tersangka harusnya di tuntut dengan KUHP pasal 340, dimana barang siapa dengan segaja merampas nyawa orang lain diancam dengan hukuman mati atau hukuman seumur hidup, itu harapan dari kami selaku pihak keluarga korban,” tutup Munazir.

Pewarta : T,Indra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *