Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Jabatan Dalam Rangka Penerimaan Terpadu Taruna/Taruni Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Tahun 2021 Panda Polda Jabar

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, JABAR – Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri M.Si didampingi Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si, beserta Pejabat Utama Polda Jabar telah melaksanakan kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah dalam rangka Penerimaan Terpadu Taruna/Taruni Akpol, Bintara dan Tamtama Polri tahun 2021 Panda Polda Jabar, bertempat di Mapolda Jabar, Selasa (13/4/2021).

Kapolda Jabar mengatakan bahwa Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Penerimaan Anggota Polri Terpadu, merupakan suatu kontrak moral dan janji integritas yang harus dilaksanakan dengan sungguh – sungguh sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan bukan hanya seremonial semata karena pertanggungjawabannya kepada Allah SWT dan konsekwensi hukum yang akan diterima.

“Hal ini merupakan perwujudan komitmen jajaran Polda Jabar dalam proses penerimaan Anggota Polri, dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku, sehingga diharapkan setiap tahapan seleksi penerimaan ini dapat dilaksanakan dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH) serta Clear and Clean.” tutur Kapolda Jabar.

Kapolda Jabar menyampaikan bahwa jumlah peserta seleksi Anggota Polri Panda Polda Jabar yang telah melakukan verifikasi yaitu untuk Akpol berjumlah 698 orang, Bintara Polisi Tugas Umum sebanyak 6.680 orang, Bintara Kompetensi Khusus berjumlah 643 orang, Tamtama Brimob berjumlah 505 orang dan Tamtama Polair sejumlah 56 orang.

Dalam proses seleksi Anggota Polri dilaksanakan dengan sistem one day result, sehingga hasil ujian dapat terverifikasi dengan cepat setelah ujian dilaksanakan serta pengawasan melalui sarana CCTV. Selain itu juga melibatkan tenaga ahli outsourching yang kredibel dan profesional serta membentuk pengawas internal dan eksternal untuk mengawasi setiap tahapan seleksi secara independen.

Hal ini guna menunjukan kepada masyarakat bahwa Polri berkomitmen untuk memberikan service excellence dengan tidak melakukan praktek suap, KKN dan gratifikasi guna menjadikan SDM Polri yang unggul di era Police 4.0 sebagai implementasi kebijakan Kapolri dalam mewujudkan transformasi Polri yang PRESISI (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan).

Pewarta : Hamdani/Hms

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *