Parah! Kades Jatibaru Jual Beras Bantuan Bencana

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Subang – Kepala Desa Jatibaru Kec. Ciasem Kab. Subang diduga menjual bantuan beras untuk bantuan bencana banjir dan longsor dari Provinsi Jabar

Untuk Desa Jatibaru mendapat bantuan beras sebesar 8 ton namun diduga beras tersebut tidak seluruhnya di bagikan kemasyarakat maah di jual ke bakul beras

Menurut sumber Ramdani Boneng bahwa ada sekitar 3,5 kuintal telah di jual oleh Kadus Alim ke H Herman bakul beras yang diangkut dari kantor desa ke pabrik H. Herman pada 07/04/2021 beberapa minggu yang lalu

Lanjut sumber selain itu kades kenekatan Jaya memiliki mobil bodong namun telah diperiksa Irdadan ironisnya mobil bodong itu setelah diperiksa Irda malah jadi berpelat merah padahal sebelumnya plat nomor hitam.” terang Boneng

Adapun saat dikonfirmasi Alim Kadus Jatiroke, mengakuinya telah menjual beras bantuan atas perintah kades Jaya.

“Benar saya telah menjual beras bantuan ke H. Herman, dengan kisaran beratnya 3 kuintal dengan harga 680 ribu per kuintal.

Sementara H. Herman mengakuinya ditawari beras tersebut oleh Kadus jatiroke, bahkan diantarkan sendiri menggunakan kendaraan Cator.

Sehubungan kualitas berasnya jelek maka ditolaknya dan beras tersebut dibawa lagi oleh Kadus dan disimpan di kantor Desa Jatibaru

Saat di Konfirmasi Mitrapol.com Kades Jatibaru, membantah telah menjual beras bantuan tersebut, “Saya tidak menjual beras, bantuan, beras bantuan sudah di salurkan semua ke masyarakat jika ada yang bilang saya menjual beras bantuan bencana itu orang yang sentimen saja kepada diri saya selaku kades.

Adapun menurut E kosasuh Sekjen LSM Pantura Pengawas kepada Mitrapol mengatakan

“Saya akan laporkan”temuan dugaan penjualan beras bantuan ke pihak penegak hukum, agar ada kejelasan dan tidak simpang siur pembicaraan warga jatibaru, dan, jika terbukti ada penyelewengan penegak hukum harus menindak lanjutinya dengan penindakan Hukum dengan tegas,” Terang Kosasih

Pewarta : Herman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *