Cek kesiapan pasukan, Pangkostrad kunjungi Nunukan Kaltara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kalatara – Pangkostrad Letnan Jendral Eko Margiono melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Arhanud 16 yang sedang bertugas di Nunukan Kalatara yang merupakan wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia. Kamis (22/4/21),

Disampaikan Pangkostrad, tujuan utama kunjungan ke Nunukan ini adalah dalam rangka mengecek kesiapan anak buahnya yang sedang melaksanakan tugas di perbatasan negara Indonesia – Malaysia.

“Saya ingin mengecek kesiapan anak buah saya dari Batalyon Arhanud 16 saat bertugas di wilayah perbatasan negara kita ini,” ujarnya.

Secara kebetulan bahwa saya sudah dapat laporan bahwa selama penugasan banyak sekali peredaran narkoba.

Oleh karena itu persoalan Narkoba adalah tugas kita bersama Seluru komponen Masysrakat.

masyarakat juga ingin kita menghentikan semua peredaran berkaitan dengan hal-hal yang ilegal seperti TKI ilegal, Narkoba, dan begitu juga sebaliknya. Berkaitan dengan narkoba, Sebetulnya itu inti kunjungan saya ke daerah Sebatik.

Sebenarnya saya juga ingin ada feedback dari anak buah, saya selaku pimpinan bisa mengambil kebijakan Apa yang perlu saya tindaklanjuti “karena setiap wilayah berbeda-beda, setiap tempat penugasan itu berbeda-beda problematikanya masing-masing sehingga saya ingin mengecek kesiapan dari anak buah saya,” Ujarnya

usulan secara pribadi saya pertama kali ini berkunjung ke Sebatik dan ke Nunukan kalimantan Utara.

Kalau daerah Tarakan pernah saya kesana begitu juga kabupaten Malinau pernah tapi untuk Nunukan dan Sebatik baru pertama kali menginjak kaki di wilayah Tunan Taka Nunukan Kalimantan Utara.

“mengenai wilayah pos kaca Saya belum bisa Memberikan komentar setelah ini saya akan berkunjung ke sana dulu, saya akan melihat secara langsung seperti apa kondisinya makanya saya akan Lihat dulu.” Cetus Pangkostrad

Jadi saya lihat seperti apa kondisinya baru saya bisa mengambil keputusan memberikan keterangan Pers apa sih menjadi problem anak buah saya di lapangan.

Kalau patok itu hilang atau barang begini kan ke hubungan kita dengan Malaysia sudah baik dan artinya patok patok perbatasan itu ada titik koordinat ya kalaupun ada yang hilang tahun bergeser suatu saat dicek pasti bisa kita rubah lagi, Jadi tidak perlu di khawatirkan yang sangat berlebihan.

Dalam artian bahwa karena titik koordinat itu sudah saya cek saat saya meninjau secara langsung, khususnya Patok satu dan Patok Dua kebetulan di Sebatik juga saya meninjau salah satu patok dan itu kebetulan patoknya juga berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat.

“patok disana itu kita tidak kawatir tidak mungkin tergeser, Soal bergesernya sejumlah patok itu karena ada Pengukuran ulang kita bersama dengan pihak malaysia, patok tidak terlalu khawatir bahwa patok itu nanti suatu saat bergeser,” Tutur Jenderal Eko kepada wartawan saat diwawancarai di bandara Nunukan

 

Pewarta : Yuspal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *