Merasa Dicemarkan Nama Baiknya, Wartawan Lapor Polisi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kotamobagu – Seorang wartawan media online Mitrapol.com Biro Kotamobagu Sulut, Chandra Damopoli bersama rekan media, mendatangi Markas Kepolisan Resort (Mapolres) Kotamobagu, kedatangannya bermaksud untuk melaporkan pemilik akun facebook atas nama ‘Pamella Damayanti Panjaitan’ atas dugaan pencemaran nama baik, dan ujaran kebencian serta perbuatan tidak menyenangkan terhadap seorang wartawan akibat unggahan statusnya di facebook, pada Minggu (27/02/2021) Dua bulan yang lalu

Chandra membenarkan kalau dirinya telah melaporkan pemili akun facebook, dengan pemilik akun “Pamella Damayanti Panjaitan” ke Polres Kotamobagu dan Telah di terima oleh  anggota kepolisian Polres Kotamobagu dengan Surat tanda trima laporan polisi/ pengaduan Nomor: SLTTP/ 162.a/ III/2021/SULUT/RES-KTGU Senin tanggal 29 maret 2021 jam 13.00 wita, atas pencemaran nama baik dirinya dan keluarganya melalui unggahan, di status facebook dan telah banyak mendapat tanggapan dari para netizen.

“Sebenarnya saya tidak mau lapor polisi, tapi saudara Pamella Damayanti malah terkesan menantang, dan itu dia sampaikan ketika saya mempertanyakan kepadanya melalui telephon selularnya, pada hari Senin setelah saya mengetahui ada unggahan pencemaran nama baik saya dan keluarga saya di status facebooknya tersebut,” ujar Chandra Jumat (23/04/2021).

Dalam laporan tertulisnya Chandra menyesalkan pemilik akun Pamella Damayanti Panjaitan yang telah mengunggah fotonya serta tulisan yang menyudutkan diri saya dan bawa bawa nama institusi kepolisian di status Facebooknya tanpa seijin dirinya. Dan akibat unggahan tersebut Chandra mengaku merasa nama baiknya tercemarkan.

“Jelas saya merasa tidak senang dan tercemarkan nama baik saya, karena akibat unggahannya tersebut membuat terganggunya konsentrasi saya dalam melakukan aktifitas keseharian saya,” tuturnya

Dikatakan Chandra, terkait dengan laporan polisinya ke Polres Kotamobagu, dirinya berharap kepolisian dapat melakukan tugas dan fungsinya selaku penegak hukum. Dan dirinya meminta kepada Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati S.I.K segera mengintruksikan personilnya melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara tersebut, dan segera mengamankan pelaku guna memberikan efek jera untuk tidak lagi menyebar luaskan informasi yang dapat merusak citra atau nama baik orang lain.

“Biar pemilik akun facebook @Pamella Damayanti Panjaitan, itu menerima ganjaran atas perbuatannya, dan laporan polisi ini sebagai bentuk tanggung jawab saya secara pribadi yang tentunya punya harga diri. Jadi saya berharap kedepan para netizen dapat menggunakan media sosial secara bijak, jika tidak mau berhadapan dengan hukum, karena sekarang sudah terbit Undang-undang Informasi, dan Transaksi Elektronik (ITE),” tegas Chandra

Ditempat terpisah, Bang Syukur/Guntur selaku Redaktur Mitrapol menyesalkan, jika ada netizen yang menggunakan media sosial hanya untuk mencaci dan mencerca orang lain. Karena itu dapat melanggar hukum seperti yang tertuang dalam UU ITE, yang mana;

“Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/ atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (3), dipidana dengan kurungan penjara paling lama 4 tahun dan denda paling banyak Rp.750.000.000, demikian bunyi pasal UU ITE tersebut,” tegas Bang Syukur

Red/Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *