Terbukti jadi kurir sabu 23 kg, Danil di vonis dengan pidana mati

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Daniel Edi Johannes alias Danil (39), dijatuhi vonis pidana mati, karena terbukti bersalah sebagai perantara jual-beli sabu seberat 23 kilogram.

Putusan itu disampaikan majelis hakim diketuai Hendra Sutardodo dalam sidang virtual di ruang Cakra-8 Pengadilan Negeri Medan, Kamis, (22/4/2021).

Majelis hakim menilai, perbuatan warga Jalan Ampera II, Kel. Glugur Darat II, Kec. Medan Timur, Kota Medan ini, terbukti  melanggar Pasal 114 (2) Jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Hal yang memberatkan, papar majelis hakim, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika. Sedangkan hal yang meringankan tidak ditemukan.

Putusan majelis hakim sama persis (conform) dengan tuntutan JPU Dwi Meily Nova yang menuntut terdakwa dengan pidana mati.

Mengutip dakwaan, Jumat 12 Juni 2020, sekitar pukul 10.00 WIB, terdakwa Daniel dihubungi oleh Robert alias Michael untuk mengantar sabu dari Medan ke Jakarta.

Terkait job itu, terdakwa mengajak Chairul Aswad alias Irul (berkas terpisah) dengan upah Rp 50 juta, apabila paket sabu sampai  di Jakarta.

Selanjutnya, terdakwa menjemput Chairul di tempat tinggalnya di daerah Mangga Besar, Jakarta Pusat. Kemudian keduanya berangkat ke Medan dengan mengandarai mobil rental Toyota Avanza warna hitam.

Lantas, terdakwa mendapat telepon dari Robert untuk mengambil paket sabu di Deli Hotel, Jalan Abdullah Lubis Medan.

Lalu terdakwa menyuruh Viktor Yudha Aritonang alias Viktor alias Aritonang (berkas terpisah) untuk mengambil paket sabu.

Selanjutnya, Rabu 17 Juni 2020, sekitar jam 12.00 WIB, terdakwa dan Chairul tiba di Siantar. Lalu besoknya terdakwa berangkat sendiri ke Medan, sedangkan Chairul menyiapkan truk untuk mengantar sabu

Saat di Medan,  terdakwa ke rumah Afri Andi di Jalan Eka Suka Medan Johor, kemudian sekira pukul 14.00 WIB, Chairul tiba dirumah Afri Andi alias Kodok (berkas terpisah).

Selanjutnya, terdakwa Daniel menghubungi Viktor dan menyuruhnya untuk datang ke Jalan Eka Suka.

kemudian Viktor Yudha membawa mobil Avanza untuk menjemput paket sabu, dan berhenti didepan Asrama Haji dan nanti yang akan membawa mobil adalah Chairul dan Afri Andi alias Kodok.

Selanjutnya Viktor menghubungi terdakwa dan mengatakan paket shabu sudah di mobil Avanza di depan Asrama Haji.

Kemudian terdakwa menyuruh Chairul dan Afri  untuk membawa mobil yang berisi paket sabu ke gudang kol di Seribudolok.

Setelah mengambil mobil avanza berisi sabu, Chairul dan Afri langsung menuju ke gudang kol di Seribu dolok. Lantas, Chairul dan Afri mengatakan kepada terdakwa paket sabu sudah berada di truk pengangkut sayur kol.

Setelah itu, terdakwa berangkat ke Medan dan Sabtu pagi akan berangkat ke Jakarta. Kemudian terdakwa tinggal dirumah  di Jalan Karya Wisata Gang Wisata II Medan Johor,

Lalu pukul 23.00 WIB, saat terdakwa sedang berada di depan rumah tiba-tiba datang petugas, langsung menangkap terdakwa.

Sebelumnya petugas telah melakukan penangkapan terhadap Chairul dan Afri. Setelah itu petugas juga menangkap Viktor Yudha.

 

 

Pewarta : ZH

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *