Tradisi Pukul Bedug di Kampung Cilayang Memeriahkan Bulan Suci Ramadan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Melakukan tradisi tabeuh bedug /pemukulan bedug menyambut Beragam cara dilakukan umat Muslim untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Tradisi tabeuh bedug ini diikuti oleh para muda mudi dan tokoh masyarakat stempat serta warga dan sekitarnya, tabeuh bedug di lakukan sehabis Shalat Sunah Terawih, di Musolah Al-Kasim Cilayang 2 Rt 01 Rw 02 Kecamatan Curug bitung Kabupaten Lebak malam, Jumat 23/04/2021

Kemudian Jumadi ketua karang taruna mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Allah yang maha Esa, dan berdoa untuk segala kebaikan.

Kami membuka langsung memimpin tradisi tabeuh bedug. Dia memukulkan dan membunyikan bedug secara bertalu-talu sebagai tanda bulan puasa.

Sekarang adalah bulan Sya’ban 1442 H. Tradisi kami adalah pemukulan bedug menandakan pemberitahuan bahwa datangnya bulan suci Ramadhan katanya.

Jumadi kepala pemuda menyebutkan, tradisi ini memiliki tiga makna. Makna pertama adalah sebagai ungkapan suka cita telah datangnya bulan yang dinanti-nanti, sebagaimana sesuai ajaran agama Islam.

Kedua, tradisi tabeuh bedug bermakna tanda masuknya bulan puasa, ketiga, tradisi tabeuh bedug juga sebagai simbol silaturahim antara warga sekitar, dan memasuki bulan suci ramadan harus dengan hati gembira, menyambut dengan gembira. ”dengan memukul bedug secara berirama Memberitahukan bahwa memasuki bulan ramadhan, dan terakhir hikmahnya adalah kami bisa bersilaturahim bersama masyarakat,” tambah jumadi

Dia menjelaskan, alat bedug telah ada sebelum Islam. Para walisongo yang di Pulau Jawa mengakomodasi semua seni, budaya, adat, tradisi yang ada. Kemudian, mereka memanfaatkan bedug untuk kegiatan-kegiatan agama Islam.” ungkapnya

Pewarta : Mad/jul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *