Dialog Interaktif, Gubernur Lampung Ajak Pemangku Kepentingan Perkuat Komitmen Penanganan Covid-19

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak para pemangku kepentingan memperkuat kembali komitmen penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.

Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat Dialog Interaktif terkait penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung, di Hotel Emersia, Sabtu (24/4/2021).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana.

Menurut Gubernur Arinal, koordinasi ini menjadi salah satu kata kunci keberhasilan dalam menekan angka Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Kita menyadari urusan Covid-19 ini tidak hanya ditangani oleh Gubernur saja, tetapi kita semua, baik dengan Bupati/Walikota, TNI, Polri, tokoh agama, pengusaha dan instansi terkait lainnya,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal mengatakan pekan ini juga akan kembali mengundang para Bupati/Walikota untuk memperkuat kembali komitmen dalam penanganan Covid-19 sekaligus menindaklanjuti arahan dari Pemerintah Pusat pada rapat kemarin.

Selain itu, Arinal mengatakan upaya yang harus dilakukan dalam menekan angka Covid-19 ini salah satunya melakukan pengetatan di tingkat desa.

“Saya juga akan menegaskan kepada Bupati/Walikota untuk melakukan pengawasan ditingkat desa,” katanya.

Hal lainnya, Arinal menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran kesehatan yang terus berupaya keras menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Mari kembali kita merapatkan barisan untuk turun bersama. Mari terus bekerja tanpa mengenal hari agar Covid-19 hilang khususnya di Provinsi Lampung,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan salah satu fokus dalam menekan angka Covid-19 ini adalah menjaga lansia agar tetap sehat.

“Sudah ada perintah kita harus mengejar lansia terutama dalam pelaksanaan vaksinasi,” ujar Reihana.

Reihana menyebutkan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Kabupaten/Kota seperti penanganan lansia dirumah Panti Jompo dan Pos Binaan Terpadu (Posbindu).

“Panti jompo harus diperhatikan karena lansia disana perlu sehat dan Posbindu karena yang datang adalah lansia termasuk yang mempunyai penyakit penyerta (komorbid) dan jika ada komorbid harus segera kita intervensi,” katanya.

Kegiatan dialog interaktif hasil kerjasama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Komisi V DPRD Provinsi Lampung dan Fajar Surya Televisi (FSTV).

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *