Kasus Pencemaran Nama Baik Wartawan, Polres Kotamobagu akan Panggil Pelapor dan Terlapor

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bolmong – Laporan Polisi yang dilayangkan oleh wartawan online Mitrapol.com Chandra E.Damopolii (Pelapor) atas Dugaan kasus Penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap dirinya, yang diduga dilakukan oleh akun facebook an: Pamella Damaiyanti Panjaitan, melalui unggahan status di media sosial (Medsos) dan terlampir foto dari pelapor, berproses hukum.

Kapolres kotamobagu AKBP Prasetya Sejati SIK, ketika di konfirmasi awak media melalui Kanit Tipidter polres kotamobagu Teddy Mandagie Rabu (28/04/21) Menegaskan bahwa penyidik telah melayangkan surat panggilan (Klarifikasi) atas persoalan yang dilaporkan oleh pihak pelapor Chandra E.Damopolii.

Disinggung hari dan tertanggal berapa undangan surat panggilan kepada pihak terlapor untuk hadir sehubungan kebutuhan pemeriksaan atas laporan tersebut. Teddy menjawab, besok, Kamis 29 April 2021.” Ucapnya.

Baca Juga : kapolri-marah-jika-kapolda-kapolres-tak-mau-baca-wa-masyarakat

Masih Teddy menyampaikan, bahwa polisi bekerja secara profesional. Dengan melakukan langkah langkah sesuai prosedure hukum. Baik itu pengumpulan bukti awal selanjutnya pemanggilan undangan klarifikasi atas apa yang di laporkan oleh pihak pelapor tersebut.

”Penyidik layangkan undangan panggilan Klarifkasi dulu, selanjutnya dilakukan upaya mediasi kepada kedua bela pihak, jika tidak ada titik temu, maka dilanjutkan gelar perkara dan berkas perkara ini akan di konsultasikan ke polda sulut untuk proses selanjutnya,” Tegas Kanit Tipidter Polres kotamobagu Teddy Mandagie.

Sementara itu, Chandra E.Damopoli (Pelapor) Ketika di konfirmasi terkait telah dilayangkan surat panggilan oleh pihak penyidik atas tindak lanjut laporannya tersebut. Chandra mengatakan diminta proses hukumnya berjalan sebagaimana ketentuan perundang undangan yang ada. ” Saya yakin polisi bekerja sesuai aturan, apa terlebih laporan polisi yang saya layangkan sudah lama mengendap di ruang pemeriksaan penyidik, terhitung sejak bulan maret 2021.

Dirinya berharap Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati S.,IK untuk dapat menseriusi laporan dugaan kasus penginaan dan pencemaran nama baik yang di alami dirinya tersebut, hingga kasus ini secepatnya bisa di limpahkan ke kejaksaan dan bisa berproses hingga ke pengadilan.

Baca Juga : polri-usut-7-akun-medsos-yang-komenter-negatif-soal-tenggelamnya-kri-nanggala-402

” Saya ingin mencari keadilan hukum. Saya tidak mau keluar dari rel aturan main. Karena saya paham bahwa segala persoalan baik yang dilakukan dengan sengaja maupun tidak, baiknya di selesaikan sesuai hukum yang berlaku. Maka itu saya melaporkan persoalan itu ke aparat penegak hukum (APH),” Ucap Chandra

Persoalan ini sudah kami tembuskan ke Pihak Redaksi Mitrapol atas apa yang di alami saya di daerah Sulut ini akan kami terus proses dan akan kami layangkan Surat persoalan ini ke Pihak Cyber Crime Bareskrim Polri Jakarta dan kami meminta keadilan yang seadil adilnya atas Kasus pencemaran nama baik saya sebagai Wartawan.

“Saya akan terus maju sesuai dengan apa Kinerja saya sebagai Wartawan yang dilindungi oleh UUD Pers No 40 Th 1999.” Tuturnya

Terpisah Pamella Damaiyanti Panjaitan (PDP) sampai berita ini naik tayang, belum berhasil dimintai konfirmasi oleh awak media. Beberapa kali di hubungi namun belum tersambung. Begitupun ketika disusul melalui Chat WhatsApp dengan Nomor: 0852-8222-XXXX…, sayangnya belum di jawab juga.

Perlu di ketahui bahwa muncuatnya kasus laporan dugaan penghinaan, fitnah dan pencemaran nama baik ini, disebabkan adanya unggahan salah satu akun facebook An: Pamella Damaiyanti Panjaitan (PDP) di media sosial (Medsos). Akibat dari unggahan tersebut hingga munculah laporan polisi yang dilayangkan oleh Wartawan Online Mitrapol.com biro kotamobagu An: Chandra E. Damopolii di Polres kotamobagu.

 

Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *