Sebanyak 6 Pelaku Judi Mesin tembak Ikan Berhasil di Ciduk Polisi Toba

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Toba – Sebanyak enam orang pelaku kasus judi mesin tembak ikan ikan ditangkap Polres Toba dari sebuah kedai yang berada di Desa Dolok Saribu Janji Matogu, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba.

Ke enam pelaku yang ditangkap pada hari, Senin (26/04/2021) satu diantaranya merupakan pemilik kedai. Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar secara detail menyampaikan prihal penangkapan keenam tersangka. Diperkirakan, keenam tersangka terancam hukuman penjara selama 10 tahun.

Keenam tersangka adalah Martogi manurung (40), Abdul Bences Dolok Saribu (41), Lungguk Oberlin Manurung (31), Ucok Benhod Sihombing (28), Prengki Herbert Doloksaribu (35), dan Varhan Anggara Manurung (17), sebut Kasat Reskrim Polres Toba, Kamis (29/04/2021).

Dari lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian menyita sebuah chip mesin judi jenis tembak ikan ikan, satu mesin judi tembak ikan ikan, dan uang senilai Rp 1.760.000.

“Semua tersangka berada di satu kecamatan itu. Dan kita mengambil barang bukti dari TKP. Kita sudah amankan TKP dan tersangka. Kasus ini melanggar sebagaimana dimaksud dalam pasal 303 ayat 1 KUH Pidana subs pasal 303 bis ayat 1 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun. Keenam tersangka ini melakukan perjudian di kedai milik tersangka Prengki Herbert Doloksaribu. Kita awalnya dapat informasi dari masyarakat,” ujar kasat reskrim.

Lebih lanjut diterangkan kasat, bahwa pihaknya mengetahui adanya aktivitas perjudian di Desa Doloksaribu Janji Matogu, Kecamatan Uluan. Setelah mengetahui informasi tersebut, pihaknya menuju lokasi dan mendapati keenam tersangka sedang asyik bermain judi tersebut.

Setelah kita mengantongi informasi adanya praktek judi di tempat Prengki Herbert Doloksaribu. Sekitar pukul 11.30 WIB, tim Resmob mendatangi lokasi dan menemukan sebanyak 6 orang laki-laki sedang bermain judi mesin permainan tembak ikan.

“ kita juga menemukan barang bukti; sejumlah uang tunai, chip mesin, dan mesin judi tembak ikan. Dari pengakuan pelaku, mereka menggunakan uang dan chip tersebut dalam aktivitas judi itu,” terangnya.
5 dari 6 orang tersangka telah ditahan oleh Polres sejak penangkapan, namun 1 orang tersangka Varhan Anggara Manurung tidak ditahan atas permohonan orangtuanya dikarenakan sedang menjalani Ujian Nasional tingkat SMA.

“Kita menahan lima tersangka. Yang satu lagi adalah anak SMA yang sedang jalani Ujian Nasional tingkat SMA. Kita tidak lakukan penahanan karena atas permohonan orangtuanya dengan alasan anak sedang melaksanakan Ujian Nasional Akhir Nasional tingkat SMA,” ujar kasat.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melengkapi berkas perkara dan akan mengirimkannya ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar diteliti.

“Setelah itu, kita akan serahkan tersangka dan Barang Bukti ke JPU. Kini tersangka dan barang bukti sudah kita tahan. Saat ini kita masih akan melakukan penyidikan lebih lanjut terkait kasus ini,” ujar kasat mengakhiri.

 

Pewarta : Abdi.S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *