Kapolda Sulut, Irjen Pol Nana Sudjana Buka Latpraops Ketupat Samrat 2021, ini Atensinya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, SULUT – Jelang pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2021, pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Polda Sulawesi Utara menggelar Latihan Pra Operasi.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula Tribrata Polda Sulut, Jumat (30/4/2021), dan dibuka oleh Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Nana Sudjana.

Pembukaan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Samrat 2021 ini diikuti oleh para PJU Polda Sulut, para Kabag Ops dan Kasat Lantas jajaran, juga diikuti secara virtual oleh seluruh personel yang ter-Sprin dalam Operasi.

Menurut Kapolda, Latpraops ini untuk menyamakan presepsi dan pola pikir yang akan melaksanakan pengamanan Idul Fitri dan pencegahan covid-19, sekaligus untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Dalam Operasi nanti, selain melaksanakan pengamanan Idul Fitri 1442 H, Operasi Ketupat Samrat ini juga fokus terhadap pencegahan penyebaran covid-19.

“Saya harap Polda Sulut dan jajaran harus maksimal memberikan pengamanan. Tidak hanya fungsi tertentu tapi seluruh fungsi, baik fungsi preemtif, preventif dan represif,” ujar Irjen Pol Nana Sudjana.

Kapolda juga mengatakan, pengamanan hari raya ini bukan hanya tugas Polri semata, namun juga seluruh instansi terkait harus ikut andil dalam melaksanakan pengamanan hari raya.

Menjelang hari raya, aktifitas masyarakat semakin meningkat, aktifitas perdagangan, transportasi akan meningkat. Hal ini akan menjadi kesempatan bagi pelaku kriminal untuk melakukan aksinya. Kapolda juga perintahkan kepada personel untuk melakukan operasi pasar, termasuk oknum yang melakukan penimbunan sembako.

“Mari kita tingkatkan kewaspadaan dalam perkembangan situasi, seperti kelompok-kelompok radikal yang akan mengganggu kamtibmas,” pesannya.

Terkait aturan larangan mudik yang dikeluarkan Pemerintah, Kapolda Sulut menegaskan akan mendukung sepenuhnya dengan melakukan upaya-upaya seperti imbauan dan sosialisasi, termasuk upaya penyekatan di daerah perbatasan.

“Saya minta Polres yang langsung berbatasan dengan Provinsi Gorontalo, yaitu Bolsel dan Bolmut, saya minta koordinasi dengan Forkopimda masing-masing, kita lakukan penyekatan. Setiap masyarakat yang akan mudik kita putarbalikkan. Lakukan secara persuasif, berikan mereka pengertian dengan baik,” ujar mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Penyekatan ini katanya semata mata untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam pelarangan mudik, guna mencegah penyebaran covid 19.

“Mari kita putus penyebaran covid-19 ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas,” pungkas Irjen Pol Nana Sudjana.

 

Pewarta : Chandra/Hms

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *