Ketua LP2BN Ali Imran Aduka, Apresiasi Kinerja Kejari Kotamobagu dalam Penanganan Kasus Rutilahu Bolmong

  • Whatsapp
Ali Imran Aduka Ketua LP2BM

MITRAPOL.com, Bolmong – Sejak bergulirnya kasus dugaan korupsi Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang ada di Dinas Sosial kabupten Bolaang Mongondow ( Dinsos Bolmong) dengan diperiksanya beberapa orang yang diduga berperan pada kegiatan itu, kini giliran para pemerima yang masuk dalam kelompok Rutilahu diperiksa untuk dimintai keterangan oleh pihak Kejaksaan Negeri Kota kotamonagu seputar aliran bantuan itu sampai atau tidak?

Kepada sejumlah awak media Jumat 30 April 2021, Kepala Kejaksaan Negeri kota kotamobagu saat dikonfirmasi menjawab terkait kasus Rutilahu Bolmong masi dalam proses pemeriksaan.

” Ada 50 orang saksi sebagai penerima Rutilahu lagi diperiksa secara maraton terkait persoalan itu.” Tegas Kajari Kotamobagu Hadhiyanto SH.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemantau Pemerintah Bolaang Mongondow (LP2BM) Ali Imran Aduka menanggapi hal tersebut, menurutnya ini sebuah langka maju dalam sebuah proses penegakan supremasi Hukum ditanah totabuan.

” Kami Apresiasi langkah cepat kejaksaan di dalam menangani setiap dugaan kasus korupsi” Kata Ali.

Dikatakannya, Pihak pihak yang terlibat dapat secepatnya ditetapkan tersangka. Sebab, terkait anggaran bantuan itu sumbernya langsung dari kementrian sosial (Kemensos RI) sehingga perlu di seriusi siapa siapa aktor yang diduga ikut serta mexnikmati bantuan tersebut.

” Anggaran bantuan ini dikucurkan oleh kemensos RI, dengan maksud bisa meringankan dan membantu warga yang kurang mampu di bolmmg selaku penerima, jika kemudian realisasi di lapangan tidak tersalur sebagaimana mestinya, maka ini menjawab sudah bahwa juat dugaan disana telah terjadi kejahatan korupsi berjamaah yang patut di bidik dan di hukum seberat beratnya.Pintah Ketua LP2BN Ali Imran Aduka.

 

Pewarta : Chandra/Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *