Lauching Produk di Luar Kota hingga Dugaan Mark Up Membeli Aplikasi Mendapat Kritikan, PDAM Pemalang Angkat Bicara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pemalang – HaMu Fauzi, Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pemalang, baru-baru ini menyoroti aktifitas PDAM Tirta Mulia Pemalang. Mulai kegiatan Launching Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerk Ajibpol yang diadakan di salah satu hotel di Semarang Jawa Tengah pada Minggu (11/4/21) lalu hingga membeli aplikasi untuk layanan pelanggan.

Ia beranggapan, Alih-alih inovasi dengan beli layanan aplikasi digital tentang pembayaran, PDAM malah kesannya cuma untuk pengadaan agar bisa di mark up. Sedangkan Launching AMDK menurutnya bisa dilakukan di Pemalang, bukan di luar kota dan digelar di hotel mewah di Semarang.

Direktur utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Mulia Pemalang Slamet Effendi pun angkat bicara. Melalui Humas PDAM Pemalang, Pradanaditya Leroi saat di temui dikantornya. Kamis, 29 April 2021

Leroi menerangkan Launching produk AMDK diadakan di semarang karena terkait regulasi Peraturan Bupati (Perbup) dan Peraturan Walikota (Perwali) tentang pandemi covid-19. Dimana, pengumpulan orang maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan atau maksimal 100 orang.

Kemudian, pada saat Launching juga sebagai ajang promosi kepada PDAM yang ada di Jawa Tengah. Dengan harapan produk PDAM Pemalang dapat menguasai pangsa pasar yang lebih luas.

“Alhamdulillaah, dari acara launching kemarin mendapat respon positif dari temen-temen PDAM se Jawa Tengah,” Kata Leroi.

Ia mengklaim, banyak PDAM yang ingin bekerjasama dengan PDAM Pemalang terkait pemasaran Produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Baik dengan merk Ajibpol maupun sistem maklun. Sistem maklun merupakan bentuk kerjasama hanya penjualan air tanpa merk.

“Salah satunya dari PDAM Ungaran yang sudah siap bekerjasama dengan PDAM Ungaran dalam sistem maklun,” Jelas Leroi.

Selain itu, terkait pembelian Aplikasi, dirinya membantahnya, Justru Aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang dibuat perusahaannya dengan melibatkan tim IT internal Perumda Air Munum Tirta Mulia Pemalang.

“Kalo di bilang membeli aplikasi, itu salah. Kami membuatnya sendiri dengan tim IT PDAM Pemalang. Bahkan banyak PDAM daerah lain yang bekerjasama dengan kami terkait pemakaian aplikasi ini”. Kata Leroi.

Leroi mengklaim, sudah banyak Perumda Air Minum di Jawa Tengah dan Jawa Barat bekerja sama dengan PDAM Tirta Mulia terkait pemakaian aplikasi.

“Dulu pernah ada yang meliput tentang PDAM Pemalang kerjasama dengan PDAM Surakarta untuk menerapkan aplikasi. Sebenarnya PDAM Surakarta yang bekerjasama dengan PDAM Tirta Mulia Pemalang untuk menerapkan aplikasi kita. Bisa dilihat di Play Store aplikasi Si Tirta itu murni buatan dari kita PDAM Tirta Mulia Pemalang,” tegasnya.

 

Pewarta : Rizqon Arifiyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *