Hari Pendidikan Nasional, ini makna dan Harapan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kabupaten Tangerang – Tanggal 2 Mei merupakan salah satu hari yang diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai Hari Pendidikan Nasional. Perlu diketahui hal itu ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959 pada tanggal 16 Desember 1959.

Ki Hajar Dewantara dijuluki sebagai Bapak Pendidikan Nasional berkat jasa jasanya dalam sejarah pendidikan bangsa Indonesia, melalui surat keputusan Presiden tahun 1959 tanggal lahir Ki Hajar Dewantara ditetapkan menjadi Hari Pendidikan Nasional.

Dalam kata “pendidikan” terselip makna dan harapan. Berikut makna dan harapan Hari Pendidikan Nasional bagi Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang H. Zulkarnain, SE yang diungkapkannya kepada media, Senin (3/5/2021).

“Tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, seperti kita ketahui semua bahwa negara kita masih berada dalam kondisi dilanda wabah covid-19, sehingga tidak terlihat perayaan perayaan yang dapat membangkitkan semangat, tapi esensi atau makna pendidikan harus tetap sama.” Ujar Zulkarnain.

Menurutnya Pendidikan adalah modal bangsa untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa dan melalui pendidikan akan terlahir generasi generasi unggul yang siap meneruskan perjuangan leluhurnya.

“Tugas kita sebagai generasi muda tidak cukup hanya sekedar mengenang jasa pahlawan pendidikan di masa lalu, tapi harus ada semangat yang tinggi untuk menerapkan nilai-nilai perjuangan mereka dalam tekad dan upaya memberangus benih-benih kebodohan yang sudah ditanamkan penjajah dimasa lalu pada pemikiran bangsa Indonesia,” ungkap Zulkarnain dengan tegas.

Zulkarnain menilai bahwa program pendidikan yang ada saat ini masih belum ideal, masih jauh dari apa yang di cita-citakan oleh bangsa Indonesia.

“ kita masih harus berusaha keras, bekerja keras meningkatkan kualitas pendidikan dan menyesuaikan dengan perkembangan jaman seperti cepatnya perkembangan Teknologi agar tidak ketinggalan dengan negara negara maju dan hasil dari pendidikan kita harus sesuai dengan tuntutan masyarakat, tuntutan lapangan pekerjaan, ataupun kebutuhan pembangunan Indonesia.
Tapi disisi lain harapan kita, kita jangan sampai lupa menerapkan nilai – nilai Pancasila yang merupakan dasar negara kita, agar kemajuan pendidikan kelak semakin menunjukkan identitas bangsa Indonesia bukan malah melupakan sejarah darimana Indonesia berasal.” Harap H. Zulkarnain.

 

Pewarta : Luber Sitanggang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *