Tolak keringanan denda pajak kendaraan, BP2RD segera dilaporkan ke Kejaksaan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Kepala Perwakilan Mitrapol Sumut akan melaporkan Badan BP2RD ke kejaksaan, terkait dugaan adanya permainan dalam keringanan denda pajak kendaraan.

Hermansyah, selaku Kepala Perwakilan Mitrapol Sumut mensinyalir, ada praktik kongkalikong terkait keringanan denda pajak yang mengungtungkan pihak-pihak tertentu.

” Jika terapan keringanan pajak tidak sesuai Pergubsu No 45, maka kita akan segera melapor ke kejaksaan,” seru Hermansyah di Medan, Kamis (6/5/2021).

Dikatakan, permohonan keringanan denda pajak kendaraan yang dimohonkan wajib pajak acap ditolak oleh pihak BP2RD.

Anehnya, pihak BP2RD tidak menjelaskan alasan penolakan permohonan wajib pajak, padahal dalam Pergub No 45 disebutkan, wajib pajak berhak mengajukan banding terkait keringanan denda pajak kendaraan.

Hermansyah mengaku mengalami langsung saat mengajukan banding terhadap denda pajak, namun ditolak oleh BP2RD.

“Permohonan saya ditolak okeh seorang staf BP2RD dengan alasan belum turut surat pembatalan,” jelasnya.

Penolakan itu tentu saja menimbulkan keheranan, sebab sampai sejauh ini Pergubsu No 45 masih berlaku dan belum dicabut.

” Saya kecewa dengan pelayanan BP2RD, kok tidak berlakukan Pergub No 45 bagi wajib pajak yang bermohon keringanan denda. Saya menduga ada permainan, sehingga perlu dilaporkan ke kejaksaan,” jelasnya.

 

(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *