Gelar Apel Kesiapan Pasukan Operasi Ketupat Anoa 2021 TNI, Polres, Pemda Butur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Buton Utara – Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Anoa tahun 2021 di Wilayah Hukum Polres Kabupaten Buton utara, dilaksanakan tepatnya di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Kabupaten Butur, Rabu 5/5/2021.

Hadir dalam kegiatan apel yakni terdiri dari 1 SST Kodim 1429 Butur,1 SST Dalmas Polres Butur, 1 SST Gabungan Staf Res Butur, 1 SST Intel,Reskrim dan Narkoba,1 SST Sat Pol-PP kabupaten Butur,1 SST Dinas Perhubungan kabupaten Butur dan 1 SST BPBP kabupaten Butur

Kegiatan Gelar Apel Pasukan ini Dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pengecekan akhir kesiapan dalam pelaksanaan operasi ketupat Anoa tahun 2021 dalam rangka Pengamanan Idul Fitri 1442 H baik pada Aspek Personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, PEMDA dan Mitra Kamtibmas lainya.

Dalam Sambutan Kaplores Butur Akbp Wasis Santoso,S.Ik mengungkapkan kegiatan ini diselenggarakan secara serentak seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Kesatuan kewilayahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dirinya juga menjelaskan Menjelang Hari raya Idul fitri trend kasus covid 19 di indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03 porsen.

“Hal ini di sebabkan karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci ramadhan,” ungkap Kapolres butur

Lanjut Wasis Santoso, berkaitan dengan hal tersebut pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik,“Ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid 19 dan di ambil melalui berbagai macam pertimbangan yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang,” tambahnya

Dikesempatan itu Wasis Santoso mengungkapkan penyelenggaraan operasi ketupat tahun 2021 akan dilaksanakan selama 12 hari mulai dari tanggal 6 sampai dengan tanggal 17 mei 2021.

“Semangat yang saya ingin tanamkan dalam Ops ketupat 2021 adalah upaya polri dalam mencegah penyebaran covid 19 melalui penyekatan dan penegakan terhadap protokol kesehatan,” tegas Kapolres Butur

Dirinya juga menjelaskan langkah langkah premitif dan dan preventif secara humanis Sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan.

“Laksanakan penegakan hukum sebagai upaya terakhir Ultimum Remedium secara tegas dan profesional terhadap pelanggar protokol kesehatan yang sudah berulang kali serta masyarakat yang menimbulkan dampak negatif yang menciptakan klaster baru covid-19,” tutupnya.

 

 

Pewarta : David

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *