Dirlantas Polda Sulsel Dan Pejabat Pemprov Sulsel Sidak Kesiapan Pos Penyekatan Gowa-Sinjai

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Gowa Sulsel – Dir Lantas Polda Sulsel Kombes Pol Frans Sentoe , SIk. bersama Kesbangpol provinsi dan kadis perhubungan provinsi Dr. H. Muh. Arafah, ST. MT serta Kepala BPTD wil XIX Prov SulSelBar suriaabdi ST. MT meninjau Pos penyekatan OPS Ketupat 2021 di Jl Poros Tombolo Pao Dsn. Cengkung Desa Tabinjai, Kec. Tombolopao Kab Gowa, pada, Rabu (5/5).

Kunjungan Dirlantas bersama rombongan disambut langsung oleh Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto di Pos penyekatan operasi ketupat 2021 yang merupakan perbatasan langsung dengan Kab. Gowa dengan Kab. Sinjai bahagian barat.

Pada kesempatan itu Dirlantas menekankan kepada petugas jaga pos agar meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas terutama aksi teror. Selain itu Dirlantas mengharapkan agar pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas benar benar dilakukan.

Dalam kesempatan itu juga turut dilakukan pengecekan terhadap sarana prasarana, keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya kemudian berdialog dengan para petugas.

Kombes Pol Frans Sentoe, SIK., usai melakukan peninjauan mengatakan,” kedatangan kami ke Pos Penyekatan ini untuk mengetahui bagaimana perkembangan arus lalu lintas dan kondisi Kamtibmas di lokasi ini sekaligus untuk mengetahui standar operasional prosedur yang dilakukan para petugas di lapangan saat melakukan penyekatan,” jelasnya.

Alhamdulillah semua sarana dan prasarana pendukung serta jumlah kekuatan personil dan SOP telah sesuai dengan petunjuk yang ada dan berharap para personil dapat melaksanakan tugas dengan baik untuk melayani masyarakat,” tambahnya.

Kapolres Gowa yang ikut mendampingi rombongan saat dikonfirmasi mengatakan,” kami mengucap syukur kehadirat Tuhan yang maha esa atas kunjungan yang dilakukan oleh Dirlantas dan pejabat Pemprov Sulsel dan berharap pasca kunjungan ini para personil semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkhusus di saat dan pasca hari raya idul Fitri 1442 Hijriyah.” pungkas AKBP Budi Susanto.

 

Pewarta: Armand AR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *