Lapas Brebes berikan Remisi khusus Idul Fitri kepada 169 Narapidana yang beragama Islam

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Brebes – Lembaga Pemasyarakatan Kls IIB Brebes melaksnakan Kegiatan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah Tahun 2021 kepada 169 Narapidana beragama Islam yang dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB s/d selesai pada Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Brebes, yang diikuti oleh Pejabat Struktural dan perwakilan WBP dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Kamis (13/05/2021).

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI oleh Kasubsi Registrasi dan Bimkemas selanjutnya Pemberian Remisi oleh Perwakilan WBP dan Pembacaan Sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Yasonna H. Laoly oleh Kepala Lapas Kelas IIB Brebes, Isnawan, dilanjutkan Doa Penutup.

Remisi diberikan kepada napi yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif di antaranya menjalani pidana minimal enam bulan dan tidak terdaftar pada buku catatan pelanggaran disiplin napi ” kata Isnawan

Lebih lanjut Isnawan menjelaskan “Napi yang mendapat remisi juga harus aktif mengikuti program pembinaan di lapas, rutan, atau lembaga pembinaan khusus anak.

Remisi diberikan sebagai wujud apresiasi terhadap pencapaian perbaikan diri yang tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Jika tidak berperilaku baik, maka remisi tidak akan diberikan.

Seperti yang telah diatur dalam UU RI Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, PP Nomor 99 Tahun 2012, Keppres Nomor 174/1999, dan Peraturan Menteri Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pemberian Remisi Kepada Warga Binaan Pemasyarakatan” tegas Isnawan

Sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasona H Laoly yang di bacakan oleh Kalapas, berpesan kepada seluruh Warga Binaan yang ada di Indonesia teruslah berperan aktif ikuti program pembinaan dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar tata tertib dan melanggar hukum di Lapas/Rutan agar menjadi bekal mental positif untuk saudara kembali ke masyarakat. Program Pembinaan yang dilakukan bertujuan agar saudara menyesali perbuatan, serta kembali menjadi warga negara masyarakat yang baik, taat kepada hukum, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, sosial dan keagamaan sehingga tercapai kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan damai.

 

 

Pewarta : Mael

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *