Dugaan penggelapan Dana PIP, Siswi SDN 2 Orimalang didampingi orang tuanya datangi Polresta Cirebon

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Cirebon Jabar –¬†Program Indonesia Pintar (PIP) Merupakan bantuan Pemerintah untuk anak didik murid Sekolah Dasar yang tidak mampuh atau tergolong Pendapatan perharinya dibawah Upah Minimum, jenis bantuan tersebut berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar yang diberikan Pemerintah kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Salah satu siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Orimalang Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon, sebut saja Bunga yang merupakan penerima Program Indonesia Pintar sejak tahun 2017 hingga tahun 2020, namun Bunga hanya menerima dana bantuan tersebut satu kali pada tahun 2017. Rabu 19/05/2021

Disampaikan orang tua Bunga kepada Mitrapol dalam wawancaranya mengatakan bahwa setelah diprint out buku rekening yang telah diambil dari rumah salah satu oknum guru bernama M, didapati keterangan bahwa ada dana masuk dimana dana tersebut merupakan Dana Bantuan Program Indonesia Pintar sebesar Rp.450.000,- dan Rp.900.000,- namun ada penarikan sebesar Rp.1.350.000,- pada tanggal 08 Agustus 2020

Penarikan tersebut bukan dilakukan oleh Bunga atau orang tuanya namun oleh Oknum Guru M sehingga buku rekening atau Kartu Indonesia Pintar setelah dicek ke Bank terlihat tanggal penarikan yang tertera pada print out buku rekening, uang tersebut sudah tidak ada direkening Bunga.

Dari hasil Penelusuran Mitrapol, didapati dugaan Buku Rekening dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) milik Bunga disimpan salah satu oknum guru bernama M yang merupakan warga Desa Orimalanag Kecamatan Jamblang, dimana seharusnya buku rekening dan kartu KIP tersebut berada ditangan Bunga atau orang tuanya.

Lebih lanjut saat dikonfirmasi Wartawan, oknum guru yang kini sudah tidak mengajar di SDN 2 Orimalang, melalui sambungan selulernya menyampaikan bahwa ia mengakui melakukan penarikan Dana tersebut namun yang ia ambil melalui ATM hanya Rp. 450.000,-

Terkait hal tersebut, pihak keluarga Bunga didampingi DPP Forum Silaturahmi Pemuda Cirebon (FSPC) menghadap ke Unit Tipikor Polresta Cirebon untuk memproses adanya dugaan penyelewengan Dana Program Indonesia Pintar (PIP)

Sementara hingga berita ini diturunkan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon belum dapat memberikan keterangan apapun terkait hal tersebut, sehingga kasus ini dibawa ke rana Hukum untuk mendapatkan Keadilan dan saya sebagai orang tua mengucapkan terima kasih kepada FSPC yang sudah membantu keluarga kami, pungkasnya.

 

 

Pewarta : Darto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *