Khawatir Merusak Aqidah Warganya, Kades Sukamarga Sajira Bongkar belasan kuburan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Baru-baru ini santer terdengar kabar adanya belasan kuburan Syekh dibangun secara mewah permanen di areal Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kampung Malegor, Desa Sukamarga, Kecamatan Sijara, Kabupaten Lebak Banten.

Mencuatnya kabar tentang makam tersebut telah menuai kontoversi dan menimbulkan keresahan warga lantaran disebut-sebut sebagai Makam Patilasan para Syekh, seperti Syekh Sayidina Ali, Seyekh Maulana Hasanudin, Syekh Adul Qodir Zaelany dan lainnya.

Mengetahui persoalan itu, M. Yusuf Kepala Desa Sukamarga, Kecamatan Sajira-Lebak. segera mengambil tindakan dan memanggil (A) selaku warganya yang membangun belasan kuburan tersebut, Pada Jumat, 21/5/2021.

Pemanggilan (A) untuk meminta mengklarifikasi guna mengantisipasi dampak yang dapat merusak Aqidah selain itu, Yusuf juga berupaya untuk mengatasi kegaduhan yang berkembang ditengah masyarakatnya.

Berdasarkan informasi yang dirangkum mitrapol.com, Sabtu, 22/5/2021 dari lokasi kuburan mewah yang dibangun oleh (A) warga Kampung Malegor, Desa Sukamarga. Seorang Tokoh Agama yang mewanti-wanti agar namanya tidak disebutkan mengatakan. Bahwa (A) telah meyakini kuburan tersebut merupakan Makam Patilasan para Syekh dan cuma bisa diketahui oleh manusia yang memiliki Indra keenam.

“Bila kalian Punya Indra Keenam maka kalian akan tahu siapa yang ada disitu”Ujar seorang tokoh mencontohkan ucapan A di hadapan wartawan.

Sementara (A) telah di oanggil Kepala Desa Sukamagra untuk bermusyawarah dengan melibatkan unsur Muspika Kecamatan Sajira, tokoh Agama dan lainnya hingga ada mencapai kesepakatan Yaitu, Pembongkaran belasan kuburan mewah lantaran (A) tidak bisa memberikan bukti dan alasan yang bisa di jadikan dasar untuk mempertahankan keberadaan kuburan-kuburan tersebut sehingga dia sepakat dinyatakan makam fiktif serta menerima untuk dibongkar demi menghindari keresahan masyarakat.

“Bila keinginan masyarakat makam dibongkar ya silahkan”Kata (A) ketika diajak musyawarah

Sementara M. Yusup selaku Kepala Desa Sukamarga mengungkapkan, belasan makam yang baru dibangun itu tanpa ada isinya, bukan kuburan siapa-siapa.

“Warga kami yang berada di Kampung Malegor sempat dihebohkan oleh adanya pembangunan makam baru yang terbilang mewah.dan yang membuat heboh di masyarakat adalah pengakuan dari yang membangunnya bahwa yang dimakamkan tersebut adalah para Syeh,”Terangnya.

M. Yusuf juga mengaku tidak ingin melukai perasaan (A) dan berusaha memeberi kesadaran agar tidak merasa tersinggung sampai dirinya menyadari bahwa yang dia lakukan telah menimbulkan kegaduhan.

“Akhirnya disepakati bahwa makam-makam tersebut harus dibongkar.”Pungkasnya.

 

Pewarta : Ubay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *