Warga Desa Sukajadi Pandeglang secara Swadaya Perbaiki Jalan yang rusak

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Kondisi jalan yang rusak yang sering menyebabkan terjadinya kecelakaan yang bisa sampai jatuh korban kini sudah diperbaiki tanpa menggunakan anggaran dari pemerintah. Jalan yang seharusnya dibangunkan dari anggaran pemerintah baik pusat maupun daerah membuat masyarakat kampung Kasepen untuk bergerak dan melakukan swadaya demi keselamatan nyawa orang banyak yang sering dipergunakan oleh penghubug untuk dua kecamatan ini.

Jalan penghubung jalan raya besar dengan jalan kabupaten pandeglang yang bertepatan didesa Sukajadi, kecamatan Pandeglang-Banten membuat masyarakat kp kasepen desa sukajadadi ini untuk melakukan iuran swadaya dan melakukan gotong royong untuk memperbaiki jalan tersebut.

Dilokasi perbaikan jalan yang persis disamping penginapan NiNi Aki ini masanda salah satu penggiat masyarakat ini menerangkan ke Mitrapol.com, bahwa jalan ini sering makan korban akibat terpeleset oleh licinnya jalan dengan butiran-butiran kerikil yang berserakan ditambah jika malam hari gelap gulita tanpa adanya penerangan jalan.

Jadi kami bermusyawarah dengan warga dan pemuda kampung kasepen dan sepakat denga iuran kami untuk memperbaiki jalan ini, paparnya.

Jika berbicara menunggu sampai kapan kita menunggu, ini jalan dipergunakan banyak orang loh, tapi ya dengan kesadaran kami alhamdullilah kami bisa membangunkan jalan ini,” tambah masanda. Kamis, 27/5/21.

Royen Siregar selaku Ketua LSM SANRA (Sayap Amanah Nusantara) DPW sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap kekompakan warga kampung kasepen ini.

Padahal jika di saat musim hujan tiba, jalan tanjakan sedikit penyambung jalan antara jalan Nasional ini akan mengakibatkan licin dan tak jarang kecelakaan pun terjadi, akibat terperosok atau menghindar jalan rusak mengakibatkan korban luka bahkan bisa kehilangan nyawa kalo itu terjadi siapa yang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

“Sekarang jalan yang rusak dan licin kalo musing hujan dan seharusnya perhatian pemerintah ini sudah nyaman dilalui pengendara roda empat ataupun roda dua,”tuturnya.

Seharusnya menurut pandangan saya sudah sangat jelas bahwa, Sesuai Pasal 24 ayat (1) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penyelenggara wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.” tutup Royen.

 

Pewarta : Heru

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *