Tahura Pocut Meurah Intan di “Perkosa”, Nama PJU Polda Aceh terseret

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Besar,Jantho – Perut Bumi Ibu Pertiwi terus menjerit kesakitan di bumi Aceh yang terkenal dengan Syariat Islamnya itu, bahkan di daerah hutan Tahura Pocut Intan di daerah sare,Aceh Besar tersebut awak media Mitrapol mendapatkan informasi jika hutan yang dilindungi itu diduga tega di “perkosa” (rusak) oleh oknum Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh yang berinisial Kombes BS, kerusakkan hutan Tahura tersebut mencapai beberapa hectare sehingga perbuatan tidak terpuji itu telah menjadi contoh buruk di masyarakat saat ini.

Awak Media Mitrapol mendatangi kantor KPH Tahura yang berada di Sare, Kabupaten Aceh Besar dan melakukan wawancara dengan Pak Fajri kepala UPTD Tahura Pocut Meurah Intan yang mengatakan jika pihaknya telah dipanggil ke Propam Polda Aceh untuk menjalani pemeriksaan terkait rusaknya hutan tersebut yang patut diduga telah dilakukan oleh oknum PJU Polda Aceh yaitu Kombes BS.

Ditempat yang sama Direktur Walhi Aceh, M.Nur sedang melakukan investigasinya terkait pengaduan masyarakat akan adanya dugaan pengerusakkan hutan Tahura mengatakan jika Walhi Aceh akan berkomitmen untuk menjaga kelestarian hutan dengan baik dari kotornya tangan-tangan oknum para pelaku dan akan segera menyurati serta melaporkan kepada pihak yang berwewenang, baik itu ke Dinas Lingkungan Hidup,Gakum dan Polda Aceh,” ucapnya.

“Masih ucap Direktur Walhi, lembaganya sebagai pengawas tetap berkomitmen terhadap tupoksi dan tujuan berdirinya Walhi,” ungkapnya.

Direktur Walhi juga menyampaikan himbauan kepada Pelaku dan actor-aktor yang terlibat dalam pengerusakkan hutan, terkait lahan ataupun hutan sebaiknya gunakanlah mekanisme yang resmi karena Undang-Undang Kehutanan memberikan peluang kepada siapapun Warga Indonesia untuk mengajukan Perizinan yang telah ditentukan dan diatur oleh Negara oleh karena itu jangan melakukan pendekatan-pendekatan illegal secara liar dan Walhi Aceh minta kepada pelaku pengerusakkan hutan Tahura ini agar segera menghentikan segala aktifitas ilegalnya dan Walhi Aceh akan mengawal kasus ini sampai tuntas ke Meja Hijau.” tutupnya.

Media Mitrapol mencoba menghubungi Kombes BS salah satu PJU Polda Aceh terkait permasalahan tersebut yang telah menyeret namanya di masyarakat, melalui via whats apps ke tiga nomer yang kami dapatkan akan tetapi sampai berita ini diterbitkan kami tidak memperoleh jawabannya, begitu juga dengan Kapolda Aceh, Irjen.Pol Drs.Wahyu Widada,M.Phil, jebolan Akpol 1991 selaku pimpinan saat ini di Polda Aceh tidak membalas whats apps dari awak Media Mitrapol.

Seberapa Misteri kah pengerusakkan Hutan Tahura tersebut…?

Akankah Hukum di Polda Aceh berlaku sama kepada siapapun itu dan jika benar pelakunya adalah seorang oknum PJU berinisial Kombes BS, yang juga angkatan Akpol 1991, masihkah hukum tersebut dapat ditegakkan…?

Akankah Mabes Polri akan menurunkan teamnya terhadap hal tersebut karena pengerusakkan hutan merupakan atensi Bapak Presiden dan Pak Kapolri…? Ntahlah…
Hanya Tuhanlah yang tau…!
B E R S A M B U N G…

 

Pewarta : T.Indra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *