Ketua DPM USK : Soal dana hibah Covid-19, jadikan pelajaran bagi BEM USK

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Seperti kita ketahui salah satu universitas ternama di Aceh yaitu Universitas Syiah Kuala atau yang disingkat USK sedang menjadi perbincangan yang hangat dikarenakan permasalahan dana hibah Covid-19 dari Pemerintah Daerah Aceh. Dan kabar terakhir pihak rektorat USK akan menyeret BEM USK ke komisi etik terkait permasalahan dana hibah Covid-19 dari pemda Aceh ini.

Diungkapkan oleh Auditor BPK RI Perwakilan Aceh. Ada delapan OKP belum menyampaikan laporan pengunaan dana bantuan sosial Covid-19 dari Pemerintah Aceh tahun anggaran 2020. OKP yang belum menyampaikan laporan penggunaan dana Hibah ke PPKA maupun ke Dispora Aceh salah satu nya adalah BEM Universitas Syiah Kuala 2020.

“Ternyata bukan hanya di internal kampus Bem USK mal adminitrasi tetapi juga dengan instansi diluar kampus, sampai dengan pergantian kepengurusan yang baru pihak bem usk 2020 tidak pernah memberikan lpj nya kepada mpm usk 2020” pungkas Arfah selaku Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa USK 2021

“Sangat disayangkan bem usk sebagai lembaga eksekutif tingkat universitas yang ada dilingkup usk masih saja dihantui oleh permasalahan dana hibah pemda aceh ini, yang pastinya akan menimbulkan stigma negatif terhadap nama baik Universitas Syiah Kuala, kami menyarankan kepada kepengurusan bem USK 2021 sekarang agar dapat berkoordinasi dengan kepengurusan bem USK 2020 untuk dapat lebih transparan, agar tidak timbul asumsi-asumsi liar di lingkup mahasiswa maupun masyarakat, dan semoga hal yang sama tidak terjadi kembali pada BEM USK 2021 dan dapat dijadikan pelajaran.” Tutupnya

 

Pewarta : T.Indra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *