Muhammad Yusuf, Pengacara muda Berintegritas asal Lebak dari keluarga Petani sederhana

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Muahamad Yusuf, SH., MH., MM merupakan sosok pemuda yang berasal dari wilayah pelosok di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten yang kini sukses meniti karir sebagai Pengacara yang dikenal masih muda, pemberani dan berintegritas.

Siapa dia. ? adalah Muhamad Yusuf, anak ke Tiga dari Empat bersaudara pasangan Jasim dan Jani yang merupakan keluarga yang dulu bisa dikatakan sederhana. meski berprofesi sebagai petani, mereka punya tekad cukup kuat untuk mendukung pendidikan demi harapan dan cita-cita anak ketiganya.

Pria muda yang familiyar dengan nama panggilan Yusuf ini, Lahir pada tanggal 26 Juni, Tahun 1994, di Kampung Sindangagung, Desa Hariang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak. Pamornya semakin mencuat ke Publik melalui berita diberbagai media elektronik, online maupun cetak terutama setiap berita-berita kasus yang tengah dia tangani. seperti belakangan diberitakan mitrapol.com saat Muhamad Yusuf mengembalikan sejumlah uang kerugian negara dan mengajukan nota pembelaan (Pledo’i) terhadap kelima terdakwa dugaan kasus Korupsi dana bantuan RTLH Tahun 2015 di Pengadilan Tinggi Kota serang pada, 24 mei 2021 lalu.

Muhamad Yusuf mengenyam pendidikan formalnya di SDN 1 Hariang serta pendidikan agama di Madrasah Ibtida’iyah (MI) Wasilatul Husna Hariang pada tahun 2000-2006.

Yusuf kembali melanjutkan jenjang pendidikan tingkat menengah pertama di SMPN 2 Sobang dan jenjang menengah atas di SMAN 1 Sobang Tahun 2009-2012.

Drs. Deden Hasanudin selaku Kepala MI Wasilatul Husna sekaligus Guru pengajar di SMPN 2 Sobang mengakui karakter santun, bakat dan talenta Yusuf sudah terlihat sejak kecil.

“Sembilan tahun mengasuh Muhamad Yusuf dari sejak MI berlanjut di SMP, kami semua guru cukup mengenal talenta dan karakter dia (Yusuf) memang terbilang anak yang punya bakat dan berprestasi, Jelas kami turut bersyukur dan sangat bangga,”Ungkap Deden Hasanudin ketika di hubungi mitrapol.com melalui nomor kontak telepon pribadinya Selasa, 1/6/2021

Pengakuan serupa turut disampaikan Ade, Tenaga pengajar di SMAN 1 Sobang yang menurut dia, Yusuf adalah sosok sederhana dan mandiri sampai mau berjualan pulsa dan jualan dagangan lainya asal bisa menghasilkan uang halal demi cita-citanya menjadi seorang advokat/pengacara.

“Alhamdulillah, Yusuf sudah sukses menggapai cita-citanya, selain bangga kami berharap dia (Yusuf) menjadi seorang pengacara yang bermanfaat bagi orang orang banyak,”Kata Ade, melalui pesan Aplikasi WhatsApp kepada mitrapol.com

Setelah lulus menjalani masa pendidikan hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan Kecamatan Sobang. Muhamad Yusuf lalu hengkang keluar wilayah guna melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat perguruan tinggi di Universitas Pamulang (UNPAM) Fakultas Hukum dengan program studi Ilmu Hukum hingga berhasil mendapatkan gelar Sarjana Hukum (SH).

Tidak sampai disitu, untuk mewujudkan cita-cita sebagai seorang advokat/pengacara, Yusuf kembali melanjutkan program Magister Hukum dan kembali berhasil meraih gelar (MH) dengan predikat Summa Cum Laude (lulusan terbaik). kemudian pada awal tahun 2018 mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) berkerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Dan lagi-lagi, Yusuf dinyatakan Lulus.

Muhamad Yusuf atau Yusuf dilantik dan disumpah sebagai seorang advokat/pengacara pada agustus 2019 lalu. Pengangkatan dirinya setelah bergabung dengan Kantor Hukum Acep Saepudin & Partners (ASP) Law Firm yang dirintis oleh Acep Saepudin, Advokat Muda terkenal dan memiliki segudang gelar dan penghargaan yang diperoleh liwat eksistensi selama ini.

Meski terbayang dalam aktifitas Muhamad Yusuf lebih banyak mengupas buku tentang Hukum namun, siapa sangka, Pemuda yang mangaku punya hoby Traveling dan olah raga (Volly Ball) ternyata aktif mengikuti pendidikan non formal dan bergabung di Delapan organisasi bahkan menduduki jabatan strategis.

Pengalaman berorganisasi seorang Wisudawan terbaik program Studi Hukum S-2 Universitas Pamulang pada angkatan ke 51 dengan IPK 4,0 ini tidak bisa diremehkan. diantanya pernah menjabat Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) Perwakilan cabang Jakarta dan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Lebak bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM)

Pewarta : Ubay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *