Buntut Mosi Tidak Percaya Ketua DPRD Humbang Hasundutan Sekretariat Dewan di Segel

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Humbahas – Akibat mosi tidak percaya yang dilayangkan 15 orang Anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan kepada Ketua DPRD, semakin memanas, perseteruan wakil rakyat tersebut tidak hanya lagi sesama anggota dewan tetapi menyeret Eksekutif khususnya Sekretariat Dewan yang salah satu tugasnya memfasilitasi kebutuhan anggota Dewan dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.

Sebagaimana diketahui, ketua DPRD Humbang Hasundutan membatalkan Reses 15 orang anggota Dewan yang melakukan mosi tidak percaya. Akibatnya 15 orang angota tersebut tidak bisa melakukan reses ke dapil masing-masing.

Tindakan ketua Dewan yg membatalkan secara sepihak reses Anggota Dewan berbuntut panjang, 15 orang anggota DPRD tidak mendapatkan fasilitas yang sama dengan 10 orang anggota Dewan yang tidak ikut menandatangani mosi tidak percaya tersebut.

Akibat tidak diberlakukan sama dan difasilitasi eksekutif, 2 orang pimpinan dan 13 orang Anggota DPRD dari 5 fraksi DPRD Humbang Hasunduta sepakat melakukan penyegelan Sekretariat Dewan pada tanggal 31 Mei 2021,yg pada saat itu akan dilaksanakanSidang Paripurna Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda).

Togu Purba salah satu kelompok 15 orang yang melakukan penyegelan ketika di konfirmasi menyatakan, penyegelan tentu tidak terjadi begitu saja, tetapi merupakan bentuk protes dan kekecewaan Anggota DPRD Humbang Hasundutan kepada eksekutif khususnya Sekwan yang tidak memfasilitasi 15 orang Anggota Dewan dalam melaksanakan Tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

Togu purba yang sudah 3 periode menjadi anggota DPRD Humbang Hasundutan menambahkan bahwa tindakan ini dilakukan sesuai dengan kesepakatan 15 orang anggota Dewan yang kecewa terhadap sikap Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan khususnya sekretariat Dewan yang tidak memfasilitasi Anggota DPRD secara adil sejak bulan Maret 2021, seharusnya Sekwan itu menfasilitasi anggota Dewan termasuk dalam melaksanakan Rapat.” katanya.

Hal yang sama dikatakan Sanggul Manalu salah seorang Srikandi di DPRD Humbang Hasundutan menyatakan sikap yang sama, 15 orang anggota Dewan sejak bulan pebruari seperti di anak tirikan bagian sekretariat, bahkan reses yang sudah terjadwal di batalkan, ini kan menghambat dan menghalang halangi kami melaksanakan tugas dan tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat katanya

Jamanat Sihite salah satu anggota DPRD dari PDIP yang tidak ikut mendukung mosi tidak percaya kepada ketua DPRD Humbang Hasundutan, ketika di minta tanggapannya terkait Aksi penyegelan tersebut tidak bersedia berkomentar panjang, maaf, ditanya aja kepada mereka yang melakukan penyegelan (sattabi lae, tu na menyegel ima konfirmasi hamu, halaki do namamboto i, alani aha asa disegel nasida), katanya singkat

 

Pewarta : FP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *