DPRD Prov Kunjungi Masyarakat Desa Natumingka

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Toba – Komisi A DPRD Sumut didampingi Dinas Kehutanan Provinsi Sumut melaksanakan peninjauan lokasi sengketa lahan antara PT. TPL dengan masyarakat Desa Natumingka dan pertemuan dengan warga Desa Natumingka Kec.Borbor, Kab Toba dalam rangka menampung keluhan dan memastikan legalitas tanah adat masyarakat Desa Natumingka, di Desa Natumingka Kec.Borbor Kab.Toba, Kamis (03/06/21) Pukul 15.00 Wib.

Pertemuan di pimpin oleh Dr Jonius Hutabarat, anggota DPRD dari Fraksi Perindo guna mendengar langsung keluhan dan persoalan terkait bentrok yang dialami masyarakat.

“Kehadiran komisi A disini adalah melihat kondisi masyarakat terkait perselisihan antara masyarakat Desa Natumingka dengan PT TPL, ada dua aspek yang kami ingin ketahui, bagaimana legalitas pertanahan serta untuk melihat terkait adanya dugaan terjadinya bentrok sehingga ada masyarakat yang harus berurusan dengan kepolisian,” jelasnya.

Selanjutnya, salah seorang penatua Desa Natumingka, Jusman Simanjuntak menjelaskan sejarah singkat hadirnya PT.INDORAYON (PT.TPL) di Desa Natumingka, hingga terjadinya bentrok pada 18 Mei 2021 lalu.

“Pada tanggal 17 Mei 2021 kami mengetahui bahwa PT.TPL akan melakukan penanaman Eucalyptus di lahan adat kami. Kemudian pada tanggal 18 Mei 2021 kami meminta kepada pihak PT.TPL agar tidak dilaksanakan penanaman,” terangnya.

Kehadiran karyawan PT TPL bersama pihak Kehutanan menyatakan bahwa lahan tersebut merupakan Lahan Konsesi PT.TPL, lanjutnya mendasari masyarakat Natumingka untuk tetap bertahan hingga terjadi aksi saling dorong dan pelemparan batu dan kayu yang mengakibatkan korban luka.

“Sepengetahuan saya sebagai Orang tua Masyarakat Desa Natumingka, kami akan tetap memperjuangkan Tanah adat yang kami yakini milik Masyarakat Desa Natumingka,” sebutnya.

Selanjutnya, warga lain yang hadir mengikuti pertemuan, Jonny Simanjuntak menyampaikan harapan dukungan dari para perwakilan rakyat tersebut untuk dapat membantu memperjuangkan tanah adat mereka sesuai Permendagri Nomor 52 tahun 2014 dan Perda nomor 1 tahun 2020.

Senada disampaikan Ketua LSM AMAN Desa Natumingka Natal Simanjuntak menyebutkan beberapa poin untuk mendapat perhatian dari sejumlah Anggota DPRD Provsu yang hadir, yakni :
1. Pengembalian hak tanah adat dan masyarakat adat Desa Natumingka seluas 2409,7 Ha.

2. Diberikan jaminan keamanan untuk tidak mengganggu masyarakat Natumingka yang bekerja di areal wilayah adat Natumingka yang selama ini di kelola sebelum penyelesaian Tanah Adat Natumingka selesai.

3. Menindaklanjuti Perda No 01 Tahun 2020 yang mengakui dan melindungi masyarakat adat di kabupaten Toba dengan menjalankan tim Verifikasi dan identifikasi.

3. Menghentikan Proses Hukum terhadap 3 orang masyarakat adat Natumingka yang sedang berproses di Kepolisian Resor Toba.

Pada kesempatan itu, Kepala KPH IV Sumut Leo Sitorus menjelaskan tentang Tanah Adat Masyarakat yang dalam proses pengakuan harus melampirkan sejarah data sosial dan peta yang membuktikan keberadaan masyarakat adat Desa Natumingka agar segera dapat ditinjau kembali.

Sejumlah tanggapan dan arahan disampaikan oleh anggota DPRD yang hadir silih berganti dan menyimpulkan untuk melakukan pertemuan di Mapolres Toba guna membahas persoalan sengketa lahan tersebut bersama dengan Pihak PT.TPL dengan selalu mengedepankan masyarakat adat.

“Selanjutnya, kami akan sampaikan ke pusat, kami telah mendengar permintaan permintaan masyarakat, hal itu telah menjadi tugas kami untuk mencari solusi demi memajukan kesejahteraan masyarakat dengan tidak mengabaikan peraturan yang berlaku,” jelas Jonius Hutabarat.

Lebih lanjut, Jonius mengatakan, bahwa untuk setiap persoalan agar dapat menahan diri karena hal tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi diri sendiri.

Atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah kabupaten Toba dalam menindak lanjuti persoalan ini melalui tim verifikasi yang telah di bentuk, sebutnya, pihaknya akan mengadakan Evaluasi untuk mencari solusi.

Kegiatan di hadiri, Asistem Pemerintah Setdakab Toba Harapan Napitupulu, Sejumlah anggota DPRD Provsu yakni H. Rusdi Lubis SH, MMA dari Fraksi Hanura, Megawati Zebua (Fraksi Golkar), Ricky Anthoni (Fraksi Nasdem), Hendro Susanto (Fraksi PKS), Rudi Alfahri Rangkuti (Fraksi PAN), H. Muhammad Subandi (Fraksi Gerindra), Kepala Desa Natumingka Kastro Simanjuntak serta masyarakat Desa Natumingka berkisar 30 Orang.

 

Pewarta : Abdi. S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *