AMK berikan Raport Merah pada DPRD Humbahas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Humbasan Sumut – Aliansi Masyarakat Kampus (AMK) Humbahas menyampaikan kekecewaan yang besar terhadap Pemerintahan Humbahas saat ini atas kemandulan dan kekonyolan yang dilakukan oleh pihak legislatif dan eksekutif.

Adapun sikap kekecewaan Asosiasi Masyarakat Kampus (AMK) Humbahas bermula ketika tindakan penyegelan yang dilakukan oleh 13 Anggota DPRD dan 2 orang pimpinan DPRD Humbahas terhadap beberapa ruangan di Kantor DPRD Humbahas dengan alasan bahwa Eksekutif tidak menghadiri Sidang DPRD, dan Sekwan DPRD tidak memfasilitasi sidang tersebut.

Di sisi lain menyikapi tindakan 15 orang anggota dan pimpian DPRD Humbahas tersebut, Ketua DPRD Humbahas Ramses Lumban Gaol menyampaikan bahwa tindakan ke 15 anggota DPRD Humbahas tersebut ingin mengkudeta dirinya dari Ketua DPRD Humbahas.

Atas dasar itu AMK Humbahas menilai bahwa pemerintahan Humbahas memang tidak baik baik saja. Dan tindakan semua DPRD Humbahas dan Bupati Humbahas merupakan tindakan konyol yang seakan sengaja dipertontonkan dihadapan rakyat Humbahas bahkan di rakyat Indonesia.

AMK Humbahas menilai bahwa DPRD Humbahas dengan tindakan yang saat ini terjadi seakan tidak menghormati Rakyat nya sebagi konsitituennya.

Dalam penyampain sikap dan sebar spanduk yang dilakukan oleh AMK Humbahas di gedung DPRD, Richard Siburian Selaku Ketua AMK Humbahas menyampaikan bahwa situasi pandemi Covid19 dan resesi ekonomi yang tengah terjadi di Humbahas, DPRD Humbahas dan Bupati bukan mencari jalan keluar untuk meningkatkan taraf hidup rakyatnya, tapi menghianati dan mengabaikan tugas dan fungsinya sebagai legislatif dan eksekutif. Legislatif Humbahas telah kehilangan moral ditengah kisruh DPRD dengan penyegelan gedung rakyat, dengan pertikaian kekanak kanakan yang tidak seharusnya dilakukan. Sehingga DPRD Humbahas tidak pantas menjadi contoh ditengah tengah bangsa dan negara.

Melihat apa yang terjadi pada hari ini Jumat (4/5/21) di Gedung DPRD, dimana AMK menempelkan spanduk yang bertulisakan Ketua DPRD Humbahas Ramses Lbn Gaol, AROGAN. Harapannya kedepan kita masyarakat Humbahas harus benar benar teliti melihat siapa wakil rakyat yang pantas duduk di gedung rakyat ini, jangan seperti wakil rakyat yang saat ini adalah wakil rakyat yang tidak terwakilkan, dan di 2024 wakil rakyat yang saat ini supaya tidak dipilih lagi karena tidak becus dan mandul sebagai penyerap aspirasi rakyat Humbahas, tegas Richard Siburian.

“Jika Legislatif dan Eksekutif tidak memberikan sikap dan klarifikasi yang transparansi ke pada rakyat Humbahas, maka kami AMK Humbahas akan melakukan aksi yang lebih besar lagi dengan menduduki gedung rakyat ini,” tutup Richard Siburian

Setelah melakukan pernyataan sikap, AMK Humbahas yang dengan tetap menjaga protokol kesehatan dalam upaya sikap kritis terhadap pemerintahan Humbahas saat ini melakukan aksi yang berbeda dari yang biasanya. AMK Humbahas dengan memajangkan spanduk yang berisi tuntutan dan luapan kekecewaan di kantor DPRD Humbahas.

 

 

Pewarta : FP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *