Pencopotan Dirkrimsus Polda Aceh viral, siapakah yang bermain

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Provinsi Aceh – Berita di copotnya Dirkrimsus Polda Aceh sangat viral di Media lokal maupun Nasional. Media Mitrapol mencoba untuk melihat dari sisi yang berbeda terkait permasalahan tersebut, dikarenakan Dirkrimsus Polda Aceh, Kombes. Pol. Drs. Margiyanta, SH,,MH, masih dalam proses pemeriksaan secara internal dan belum terbukti melakukan kesalahan secara hukum.

Permasalahan tersebut menarik untuk kita telusuri karena pemberitaan yang super heboh mengalir dalam “irama” yang hampir sama “nadanya”.

Asas praduga tidak bersalah seharusnya diterapkan demi hukum yang berkeadilan kepada setiap warga Negara Indonesia termasuk kepada Dirkrimsus Polda Aceh yang telah mengabdi kepada Negara dan Polri selama puluhan tahun.

Dugaan penyalahgunaan wewenang dalam bertugas justru berhembus saat Dirkrimsus Polda Aceh sedang melakukan pemeriksaan kasus “Besar nan sexy” yang menjerat para pejabat dan koruptor class kakap.

Kasus-kasus besar ini terus berjalan secara marathon dan berkelanjutan di bagian Tipidkor Polda Aceh yang di pimpin oleh sang Dirkrimsus Polda Aceh, Kombes. Pol. Drs.Margyanta, SH.,MH, hal tersebut menunjukkan keseriusan sosok Dirkrimsus tersebut tidak main-main dalam melakukan pemberantasan korupsi di wilayah kerjanya, akan tetapi hanya dengan laporan seseorang atau masyarakat ke Paminal Mabes, segera dilakukan proses pemberhentian tanpa adanya pembuktian secara hukum terlebih dahulu, ini jelas aneh dan menjadi misteri di kepala masyarakat khususnya di Aceh.

Media Mitrapol terus menggali informasi terkait permasalahan itu agar mendapatkan berita yang sebenar-benarnya terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Dirkrimsus Polda Aceh.

Masalah ini menjadi unik dan menarik karena ada juga nama salah satu PJU Polda Aceh tiba-tiba menjadi viral yang berinisial Kombes BS diduga melakukan kesalahan fatal terkait pengerusakkan hutan tahura didaerah sare aceh besar dan informasi yang kami terima jika Kombes BS sudah dilakukan pemeriksaan oleh Paminal Mabes terkait hal tersebut.

Dirkrimsus Polda Aceh jebolan Akpol 1988 di copot atas dugaan penyalahgunaan wewenang yang belum ada pembuktian secara hukum dan Kombes BS jebolan Akpol 1991 merupakan satu angkatan dengan Bapak Kapolri dan Kapolda Aceh ini juga sedang diperiksa di Paminal Mabes atas dugaan pengerusakkan hutan Tahura, akan tetapi baru-baru ini malah naik jabatan satu tingkat lebih tinggi dari jabatan sebelumnya, sangatlah “berbanding terbalik” dengan nasib Dirkrimsus Kombes. Pol. Drs. Margiyanta, SH.,MH.

Masyarakat Aceh sedang menonton secara “vulgar” semua kejadian-kejadian tersebut dan menunggu keputusan Bapak Kapolri,Drs.Listyo Sigit Prabowo,M.Si terhadap Kombes BS terkait dugaan pengerusakkan hutan Tahura tersebut, apakah Bapak Kapolri juga akan bertidak tegas dengan memberhentikan Kombes BS dalam jabatannya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pengerusakkan hutan tersebut walaupun masih dalam status “dugaan” seperti sosok Dirkrimsus Polda Aceh, karena Kombes BS tersebut satu angkatannya di Akpol tahun 1991…?

Polri sedang menuju kearah PRESISI dan permasalahan Dirkrimsus Polda Aceh dan Kombes BS sebagai PJU Polda Aceh merupakan salah satu ujian untuk Polri menuju ke arah PRESISI secara nyata, akankah hukum berkeadilan akan diterapkan oleh Bapak Kapolri,Drs.Listyo Sigit Prabowo,M,Si yang terkenal dengan sikap tegasnya…?

Masyarakat sedang menunggu keputusan Bapak Kapolri yang PRESISI, agar tidak menjadi pembelajaran yang buruk terhadap keadilan hukum kepada Institusi Polri dan masyarakat.

Mitrapol juga mendorong kepada Bapak Kapolri untuk mengirimkan team khususnya ke Aceh menelusuri “proyek Jatah” di Aceh agar misteri tersebut terkuak dengan terang benderang, kami dari media Mitrapol bersedia membantu pihak Polri jika dibutuhkan dalam pengungkapan tersebut sesuai informasi dan fakta yang awak media mitrapol dapatkan.

Media Mitrapol akan mengangkat beberapa dugaan tipidkor yang terindikasi kepada sosok yang diduga merupakan oknum kontraktor yang menjalankan semua pekerjaan “proyek jatah” tersebut agar terungkap semua misteri yang menyelimuti “permainan” yang di “sutradarai” oleh seseorang dengan licinnya.

Berlakukah PRESISI kepada semua anggota Polri dan masyarakat Indonesia…?

Media Mitrapol tetap berkomitmen menjadi benteng informasi Negara dan mengawal program Bapak Presiden Republik Indonesia dan termasuk program Bapak Kapolri agar dapat berjalan dengan baik dan Polri dapat menuju PRESISI seperti kita harapkan bersama dan Mitrapol berkomitmen dalam memberikan informasi dan fakta sebenarnya kepada publik.

 

B E R S A M B U N G….

 

Pewarta : T. Indra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *