Kadis Dukcapil Butur di tangkap Polisi, Diduga Tipu Warga Hingga Ratusan juta rupiah

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Buton utara – Kepala Dinas (Kadis) kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Buton Utara (BUTUR), berinisial AS, ditangkap polisi pada, Selasa (8/6/21).

Kadis itu ditangkap karena dilaporkan melakulan tindak pidana penipuan terhadap seorang warga hingga ratusan juta rupiah

Kasat Reskrim polres Butur, Iptu sunarton membenarkan dan ia menjelaskan, (AS) dilaporkan sebelumnya oleh seorang warga berinisial (ZA), atas kasus penipuan uang dengan janji akan dikembalikan dengan bunga persen.

“Awalnya pada 9 februari yang lalu, (As) menawarkan kepada korban bahwa dia akan mengadakan kegiatan dikantornya. Lalu As meminjam uang kepada korban sebesar Rp200 juta dan menjanjikan jika dikembalikan akan berbunga Rp260 juta, ujar sunarto

Lanjut sunarto, namun setelah uang ratusan juta itu dipinjamkan kepada AS, karena kegiatan yang dimaksud tidak berjalan. Bahkan sudah melebihi batas waktu yang diberikan, uang korban tak kunjung dikembalikan

“Korban merasa tertipu sebab janjinya akan dikembalikan pada 30 april 2021, namun sudah lewat batas tempo tidak ada niat AS mengembalikannya, ungkap mantan Kapolsek bonegunu itu

Tidak hanya itu saja, korban penipuan akibat ulah AS ternyata lebih dari satu orang. Korban lainnya dialami oleh warga butur berinisial LM

Modusnya sama, pelaku meminjam uang dan menjanjikan akan mengembalikan dengan bunga persen yang tinggi.

“Jadi ini kasusnya sama yang dialami oleh korban kedua. Jumlah uang yang dipinjam sebesar Rp170 juta dengan berjanji akan mengembalikan menjadi Rp230 juta. Namun sampai batas waktu yang juga diberikan, AS tidak kunjung mengembalikan uang.

Kedua korban yang keberatan dan merasa tertipu dengan kadis itu, langsung dilaporkan ke Polres Butur pada selasa 8/6/21.

“Setelah meminta keterangan korban dan alat bukti yang cukup, kami dari tim walet Polres Butur langsung melakukan penangkapan terhadap AS. Pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Butur untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.” tutupnya.

 

Pewarta : David wiridin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *