Batalyon Mandala Yudha Giat Gelar Komunitas Sosial dengan Komponen Masyarakat

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Batalyon Mandala Yudha Kostrad menggelar acara komunikasi dengan komponen masyarakat Ster Makostrad 2021 bertempat di Aula Batalyon Mandala Yudha pada, Selasa, 15 Juni 2021.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Ulama, Kodim 0603/Lebak, Polsek Sajira, Camat Curugbitung, Veteran, Kepala Desa, Ormas dan Tokoh Masarakat serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lebak.

Demikian dikatakan Kolonel inf. Haryanto Waaster Makostrad saat menyampaikan keterangan pada acara yang digelar dengan tema “Merajut Persatuan dan Kesatuan Bangsa.”

Selanjutnya ia mengatakan, dikarenakan hubungan yang harmonis guna memberikan pemahaman mengugah dan mengajak kepada komponen masyarakat untuk mengambil berat dalam berpartisipasi dalam ketahanan negara sehingga terwujud Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat dan Sejahtera.

“Pada kegiatan ini kami berharap kepada semua peserta yang hadir untuk bersama-sama kita tingkatkan kembali hubungan antara prajurit kostrad dengan komponen masyarakat guna mendukung tugas pokok TNI AD,”ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut ia berpesan diantaranya:

Pertama, manfaatkan kegiatan ini sebagai wahana untuk bersilaturahmi.

Kedua, TNI berasal dari rakyat dan akan kembali kepada rakyat, tanpa itu ibarat tubuh tanpa roh, maka ada istilah rohnya TNI adalah rohnya rakyat.

Lalu, yang ketiga mari kerjasama sesuai kemampuan yang kita miliki untuk selalu menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dan yang keempat mari bersama kita pelihara hubungan harmonis dan selalu bergandengan tangan untuk melakukan aksi nyata mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam acara tersebut Kolonel inf. Haryanto Waaster makostrad sekaligus ia memberikan materi kepada peserta terkait sejarah perjuangan bangsa Indonesia masa kelam yang diuraikan secara jelas dari berbagai peperangan dan lainnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon Mandala Yudha Slamet, S.Sos., M.Han., dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada peserta yang telah hadir dan mengatakan semoga kegiatan ini menjadi awal dan terus berkelanjutan untuk memperkuat silaturahmi.

“Salah satu tugas TNI adalah menjaga keutuhan, kedaulatan dan keselamatan bangsa dan negara. Sebagaimana diketahui negara kita yang terdiri dari berbagai suku, bangsa, agama, adat dan budaya maka dari itu salah satu ancaman yang terbesarnya itu adalah pecahnya persatuan dan kesatuan. Oleh karena itu, kewajiban kita bersama-sama selalu menjaga persatuan dan kesatuan,” ungkapnya.

Menurutnya, ia pernah membaca sebuah buku bagaimana strategi menghancurkan suatu negara salah satunya adalah dengan menghancurkan semangat kebangsaan, nasionalisme dan persatuan. Yang kedua lupakan sejarahnya, kemudian yang ketiga hancurkan ideologinya dan yang keempat hancurkan generasi mudanya.

“Oleh karena itu saya mengimbau dan mengingatkan mari kita bersama sesuai tugas dan fungsi kedudukan masing-masing. Jangan mudah terpecah belah apalagi saat ini teknologi informasi yang sudah canggih kita harus hati-hati dan menyaring atas informasi yang menyesatkan dan bertujuan mengadu domba terutama berita bohong,” tuturnya.

Terakhir kata dia (Red), Batalyon milik masyarakat pihaknya siap untuk memfasilitasi. Kehadiran TNI harus berdampak untuk masyarakat.”ungkapnya

 

Pewarta : Mad/Jul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *