Kunjungi PT.LDC, Kadisbun Provinsi Lampung Tekankan ikut Mendukung Program KPB

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bandar Lampung – Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Ir. Chrisna Putra NR, M.E.P., melakukan kunjungan kerja menyambangi PT. Louis Dreyfus Company (PT. LDC) pada hari, Selasa tanggal 15 Juni 2021.

PT. Louis Dreyfus Company (LDC) merupakan perusahaan yang ada di 5 benua, 100 negara termasuk di Indonesia. Di Indonesia, LDC ada di 2 Provinsi, yaitu Lampung dan Medan, serta berkantor pusat di Jakarta. PT. LDC cabang Lampung mengembangkan usahanya untuk komoditas kopi dan minyak sawit.

Kunjungan kerja ini dilakukan bersama Jajaran Bidang Kelembagaan dan Penyuluhan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung untuk meningkatkan kerjasama guna meningkatkan kesejahteraan petani demi menyukseskan program Kartu Petani Berjaya (KPB).

Dalam kesempatan kunjungan kerja ini,  Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung menyampaikan kepada jajaran manajemen PT. LDC yang diwakili oleh Sustainable Coffe Manager, Robertus, Senior manager Purchase, Tania Dewi Septami, dan juga tim untuk selalu melakukan komunikasi dan koordinasi, sehingga dapat secara bersama melakukan pembinaan kepada petani kopi.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung juga menekankan agar perusahaan mendukung program KPB untuk memberikan peningkatan pendapatan petani melalui peningkatan akses pasar, sehingga mampu memperpendek rantai tata niaga.

Dukungan perusahaan dalam rangka mendukung peningkatan produksi kopi sangat dibutuhkan, dan diharapkan secara bersama-sama dilakukan, sehingga tidak terjadi kegiatan tumpang-tindih antara Dinas Perkebunan Provinsi lampung dan PT. LDC.

Kepala Dinas Perkebunan juga memberikan saran kepada pihak perwakilan PT. LDC agar pembinaan dan bantuan bibit yang diberikan sudah dimanfaatkan oleh pekebun dengan menanam bibit sesuai pembinaan yang sudah diberikan.

Dalam kesempatan tersebut, PT LDC menyampaikan program-program pembinaan petani kopi yang dilaksanakan di 3 Kabupaten, yaitu Kabupaten Lampung Barat, Lampung Utara dan Tanggamus. Pembinaan sudah dilakukan terhadap 7.000 petani dan pemberian bibit sudah mencapai 500.000 bibit kopi. Kerjasama pembinaan petani dilakukan bersama Universitas Lampung dan Politeknik Negeri Lampung.

Acara kemudian dilanjutkan dengan meninjau gudang kopi, untuk meninjau tempat pengeringan dan sortasi kopi, serta bagian pembelian kopi.

 

Pewarta : MM/rilis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *