Sarpras rusak, Diduga Kepsek SDN 3 Sribhawono Lamtim gelapkan Dana Bos

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Sebuah Fakta mengejutkan terlihat akibat dari rusaknya sejumlah sarpras (sarana dan prasana) di Sekolah di SDN 3 Sri Bhawono Lampung Timur.

Dari pantauan tim media pada Selasa (15/6/2021), terlihat bahwa kerusakan terjadi dibeberapa gedung kelas. Nampak sekali jika sebagian tembok berlumut dan tidak terawat. Hanya di sebagian tempat dan tampak dari luar saja yang ada perawatan. Padahal dana perawatan secara rutin diterima melalui anggaran dana Bos oleh pihak SDN 3 Sribhawono Lampung Timur.

Pada tahun 2020, Anggaran dana bos yang dikelola oleh pihak SDN 3 Sribhawono Lampung Timur, berjumlah Rp. 243.450.000, terdiri dari : ( Triwulan 1 = Rp. 75.060.000, Triwulan 2 = Rp.100.080.000 Triwulan 3 = Rp. 68.310.000 )

Selain itu, banyak kejanggalan terjadi juga didalam pembayaran tenaga honor, terperinci sebagai berikut : ( Triwulan 1 = Rp. 22.500.000 Triwulan 2 = Rp. 45.000.000, Triwulan 3 = Rp. 22.500.000 ).

Namun, anehnya saat di temui oleh tim media Suwarti selaku Kepala SDN 3 Sribhawono Lampung Timur, tidak mengetahui dalam penggunaan dana bos tersebut. Justru, ia mengatakan bahwa sarana dan prasarana sekolah sudah diperbaiki.

“Maaf sekarang zaman Covid, jangan dekat – dekat saya. Saya tidak tau secara rinci dana bos. Semuanya sudah kita jalankan. Kalau pagar sekolah itu baru tiga bulan lalu di cat tapi sudah banyak yang mengelupas,” jawab Suwarti , dengan nada grogi bingung.

Dilain waktu, tim media mencoba kembali menghubungi melalui sambungan telpon Suwarti selaku Kepala SDN 3 Sribhawono Lampung Timur. Namun, ia tetap mengatakan tidak mengetahui dalam penggunaan dana Bos di tahun 2020.

“Nanti – nanti ya setelah anak – anak masuk sekolah. Enggak bisa ngomong sekarang. Ini masih libur ya,” jawab Suwarti.

Melihat fakta yang ada, tidak ada transparansi terkait penggunaan anggaran dana bos tersebut. Kuat dugaan bahwa pada tahun 2020, tidak ada perawatan sarana dan prasarana sekolah di SDN 3 Sribhawono Lampung Timur.

Kedepan, tim media juga akan meminta komentar kepada salah satu LSM dan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Timur. Sehingga jika ditemukan anggaran bos tahun 2020,telah digelapkan maka akan dilaporkan kepada penegak hukum.

 

 

TIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *