Dianggarkan 95 Juta, Begini tampilan Posko Covid 19 di Desa Ulee Tanôeh

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lhoksukon Aceh – Penggunaan anggaran Dana Desa sebesar 8% yang dipergunakan untuk melakukan pencegahan penyebaran corona Virus -19 dan juga menjadi pogram prioritas pemerintah, seakan tidak berjalan semestinya, dimana seperti pantauan media ini, Rabu (23/06/2021) di desa U Tanoh Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara.

Terpantau di desa tersebut hanya ada beberapa spanduk yang bertuliskan tentang Covid-19  , satu buah wastafel yang di dalamnya tidak ada air dan juga tidak ada sabun ataupun alat cuci tangan lainnya, serta sebuah tratak yang atapnya pun sudah tidak ada, dan juga tidak terlihat petugas covid desa.

Hermansyah selaku Geuchik Ule Tanoh yang di konfirmasi media ini mengatakan, bahwa uang sebesar 8 % dengan jumlah Rp 95.000.000 (sembilan puluh lima juta) telah dia pergunakan sesuai dengan juknis.

Saya telah belanjakan uang tersebut untuk pengadaan satu buah tratak sebesar Rp. 8.200.000 (Delapan juta dua ratus) satu buah Wastefal Rp. 2.700.000 (Dua Juta tujuh ratus) serta pengadaan 13 baju untuk satgas Covid Gampong, Ucap Herman.

Sementara untuk posko Covid-19 Gampong yang kondisinya tidak layak dirinya mengatakan, itu hanya posco sementara karena arahan dari polsek untuk mendirikan posko.

“Atapnya sengaja saya bongkar karena airnya tertampung diatas, jadi saya bongkar” , Terang Geuchik.

Sedangkan yang lainnya belum kita belanjakan karena tidak tau apa yang akan kita belanjakan dan RAB nya pun belum ada. Dan nanti juga akan kita buat posko lain yang lebih layak, terang geuchik.

“Petugas covid  kadang-kadang ada di posco kadang-kadang tidak ada, dan petugasnya ada empat orang,” ucap geuchik.

 

 

Pewarta : Zulmalik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *