Tak ingin PT. TPL tutup, Aliansi Serikat Pekerja/Buruh di TPL datangi DPRD Toba

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Toba Sumut – Aliansi serikat pekerja dan buruh di PT. TPL Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba mendatangi Kantor DPRD Toba guna mengadukan nasib mereka atas imbas kasus lahan yang berujung untuk penutupan perusahaan di mana para buruh bekerja.

Kehadiran Aliansi Serikat Pekerja/Buruh di Toba tersebut diterima oleh Ketua DPRD Toba, Effendi SP Napitupulu SE didampingi Sabaruddin Tambunan dan Fauzi Sirait dan Kabag P2AM Donal Simanjuntak.

“Ini menjadi polemik yang tidak masuk akal. Hanya karena isu permasalahan lahan masyarakat berimbas kepada tutup TPL. Tolong ditindak lanjuti Bapak dewan kami” ujar Ketua Aliansi Serikat Pekerja/Buruh di Toba, Berlin Marpaung, Kamis (24/06/2021).

Berlin mengatakan, kehadiran 6 perwakilan buruh diantaranya SBI, SPN, SBSI 92, SEJATI dan KSB 91 di Toba saat ini sedang merasa terancam akan nasib dan kehidupan keluarga buruh yang nota bene bekerja di TPL atas gesekan di kalangan masyarakat isu tutup TPL.

“Aspirasi sudah kami sampaikan kepada Pemkab Toba dan hingga saat ini belum ada tanggapan dan upaya menyelesaikan. Kami khawatir apabila semakin didiamkan akan berpotensi ke arah konflik,” sebut Berlin.

Perwakilan SBSI 92, Marcopolo Manik menyampaikan, kekhawatiran di kalangan pekerja dan masyarakat bagaimana supaya secepatnya bisa diselesaikan oleh pemerintah sehingga tidak ada benturan disesama warga yang pro kontra antara tutup dan buka TPL.

Anggota DPRD Toba Fauzi Sirait mengakui permasalahan di Desa Natumingka sudah diterima secara khusus hanya tentang konsesi lahan dan tidak ada penyampaian tutup dan buka TPL.

“Ini sudah melebar dan aspirasi ini akan menjadi prioritas bagi kami supaya tidak menjadi polemik yang berkepanjangan juga PT TPL supaya lebih mengoreksi kinerjanya apakah menyalahi atau tidak,” ucapnya.

Sabaruddin Tambunan dalam arahannya kerja sama antara TPL dan masyarakat supaya lebih ditingkatkan mengedepankan SDM dan SDA lokal sehingga tercipta kekondusifan serta kesejahteraan masyarakat.

Usai masing masing perwakilan serikat buruh/pekerja menyampaikan keluhan, aspirasi dan tanggapanya, Ketua DPRD toba Effendi SP napitupuli SE membuat kesimpulan atas aspirasi yang disampaikan Aliansi Serikat Pekerja/Buruh menjadi prioritas dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.

“Kami telah mencatat dan merangkum seluruh aspirasi yang disampaikan 6 perwakilan serikat pekerja dan buruh. Diskusi ini menjadi prioritas dan Senin depan akan diupayakan jawaban,” sebut politisi partai golkar tersebut seraya mengimbau agar tidak terjadi konflik, seluruh masyarakat khususnya buruh supaya dapat menahan diri.

 

 

Pewarta : Abdi. S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *