Sepakat Berdamai, AR.Wahid meminta maaf terkait opini pemberitaan sudutkan Kadisporapar Metro

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Penanggungjawab media online Iniberita.Id dan akses-berita.com Abdul Rohman Wahid akhirnya memenuhi panggilan Kadis Disporapar Kota Metro Tri Hendriyanto di Kantor Sekretariat AWPI Kota Metro, Jalan Yos Sudarso No 31.15 Polos Kota Metro, Sabtu, (26/06/2021).

Hadir dalam pertemuan serta mediasi dan klarifikasi tersebut disaksikan langsung oleh beberapa organisasi Pers diantaranya AWPI, PWI, IWO, SMSI, KWRI, PWRI, dan JNI serta beberapa Jurnalis yang ada di Kota Metro.

Kedatangan Wahid guna memberikan klarifikasi atas kesalahan konten elektronik yang terkesan menggiring opini yang berjudul “Kadis Disporapar Metro Tidak Sejalan dengan Walikota Yang Baru”, pada tanggal 20 Mei 2021 lalu.

Pada pertemuan itu, Kepala Disporapar Kota Metro Tri Hendriyanto melalui kuasa hukumnya Hanafi Sampurna,S.H mengatakan, bahwa dari hasil mediasi tersebut kedua belah pihak sepakat berdamai.

Abdul Rohman Wahid mengakui, bahwa dalam perdamaian tersebut atas kesadaran pihak pertama yang telah mengakui kesalahan atas konten elektronik yang telah dibuat.

“Semoga dengan kejadian ini, menjadi pembelajaran bagi kami. Bahwa dalam melakukan kerja jurnalistik juga harus mengacu terhadap kode etik jurnalistik. Sehingga, tidak ada lagi pihak-pihak yang merasa dirugikan.

Selain itu, Abdul Rohman Wahid selaku Penanggungjawab Media Online Iniberita.Id dan akses-berita.com, berjanji tidak akan mengulangi kesalahan di kemudian hari.

“Dengan penuh penyesalan, saya sampaikan permohonan maaf kepada Bapak Tri Hendriyanto selaku Kadis Disporapar Kota Metro. Saya berjanji, hal itu tidak akan terjadi lagi, serta akan lebih berhati-hati dalam menulis berita kedepannya ,” janji Abdul Rohman Wahid.

Menanggapi persoalan itu, Ketua SMSI Kota Metro Ali Imron Muslim menegaskan, terkait pemberitaan tersebut bukanlah produk jurnalistik. Mengingat sebuah produk jurnalistik harus memiliki badan hukum dan susunan redaksi.

” Beruntung ada etikad baik dari pihak yang telah dirugikan melalui pemberitaan. Diharapkan, kedepan jika ada permasalahan seperti ini harus di laporkan saja ke pihak kepolisian, di UUD ITE sudah jelas itu ada aturannya ,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua AWPI Kota Metro Verry Sudarto menambahkan, sebelumnya dirinya diminta untuk menfasilitasi kedua belah pihak. Antara pihak Abdul Rohman Wahid dengan Kadis Disporapar untuk mediasi mengenai permasalahan pemberitaan.

“Alhamdulillah kedua belah pihak sepakat berdamai. Kedepan menjadi pelajaran kita semua. Tentunya saya berharap wartawan itu harus check and recheck kebenaran suatu informasi,” tutupnya.

 

RED

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *