Edit judul berita jadi hoax, Media Mitrapol akan laporkan ke Polisi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Gowa Sulsel – Wakaperwil media online dan cetak Mitrapol perwakilan Sulsel Muh. Arman Arhas, akan buat laporan polisi dengan adanya diduga yang edit judul berita di link mitrapol jadi hoax.

Hal itu diketahui dengan beredarnya di media sosial WA grup bahwa adanya link berita media Mitrapol yang telah dirilis diduga di edit oleh pihak yang tidak bertanggung jawab menjadi judul berita hoax

“Saya ketahui dari grup WA bahwa berita yang telah kami rilis dan publikasikan diduga telah diedit oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan ini sangat merugikan media kami,”Ujar Arman

Untuk diketahui beredar di grup WA PDI Perjuangan (15/6/2021) screen shot judul berita yang diduga diedit “Andi Hikmawati menyatakan mundur dari ketua DPC PDI-P Gowa”, berita yang diduga diedit, sebelumnya telah terbit di media online Mitrapol (8/6/2021) dengan judul “Reses anggota DPRD Gowa, Andi Hikmawati S.Sos komitmen kawal aspirasi rakyat”

Andi Hikmawati saat dikonfirmasi, yang disebut namanya dalam judul berita yang diduga diedit itu sangat keberatan dan menyampaikan akan mengambil langkah-langkah hukum

“Sangat keberatan dengan adanya hal ini karena menyerang nama pribadi saya dengan menyebarkan informasi bohong di media sosial, jelas ini mengganggu kehormatan saya secara pribadi, anggota DPRD maupun sebagai ketua partai dan pastinya saya akan melaporkannya,”jelas Andi Hikmawati, Minggu (27/6/2021)

Sementara itu pimpinan redaksi mitrapol.com Dadang Rahmat menyampaikan mengenai kasus yang di temukan ini kami serahkan kembali kepada Kaperwil dan wakaperwil Sul Sel agar terus mengawal kasus ini kepihak berwajib,” ujar Dadang

Masih kata Dadang Rachmat, Adapun pemberitaan di media mitrapol sudah sepenuhnya melalui proses editor dan telaah dalam menulis, adapun kejadian tersebut kami selaku Redaksi Mitrapol sangat di rugikan oleh adanya orang yang ingin mencoba menjatuhkan nama baik media mitrapol, dan kami akan terus kawal sampai orang yang tak bertanggung jawab ini di tangkap pihak yang berwajib.” Pungkasnya

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *