Giat Rutin Polsek Cinere Cegah Covid-19

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Pelaksanaan Operasi Yustisi memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) 5M, rutin dilaksanakan oleh Polsek Cinere.

Bahkan untuk mencegah dampak meluasnya penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat, dalam Operasi Yustisi tersebut juga dilakukan test swab yang melibatkan Tenaga Kesehatan UPT Puskesmas Cinere.

Sementara itu, dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Kota Depok, khususnya di wilayah Hukum Polsek Cinere, setidaknya menerapkan 18 aturan baru untuk menekan angka pandemi Covid-19.

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan PPKM di Kota Depok dimuat dalam Keputusan Wali Kota Depok nomor 443/249/Kpts//Dinkes/Huk/2021 yang ditandatangani, Senin (21/6/2021) lalu.

“Keputusan itu diambil setelah terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Depok, di mana penambahan kasus harian pada tanggal 20 Juni 2021 sebanyak 653 kasus, sehingga total kasus aktif saat ini berjumlah 4.241,” dalam keterangan tertulis Satgas Covid-19 ditandatangani Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Adapun 18 aturan yang tertuang tersebut, yaitu :

1. Bekerja dari rumah atau WFH 75 persen dan WFO 25 persen, WFH bukan liburan.

2. Sektor esensial beroperasi 100 persen dengan pengaturan protokol kesehatan secara ketat.

3. Pusat perbelanjaan/mall/supermarket/midi market/minimarket, beroperasi sampai dengan pukul 19.00 WIB, dengan kapasitas 30 persen.

4. Pasar Rakyat/Pasar Tradisional beroperasi dari pukul 03.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB, dengan kapasitas 30 persen.

5. Restoran/kafe/warung makan/pedagang kaki lima dan sejenisnya, hanya boleh take away atau dibawa pulang, tidak diperbolehkan makan dan minum di tempat.

6. Taman/tempat wisata/wahana keluarga/tempat permainan anak/kolam renang/wahana ketangkasan/bioskop dan sejenisnya untuk sementara ditutup.

7. Aktivitas warga dibatasi sampai dengan pukul 21.00 WIB.

8. Kegiatan keagamaan, tempat ibadah hanya untuk ibadah wajib dengan kapasitas maksimal 30 persen. Untuk penguburan jenazah/takziyah/tahlilan diikuti oleh keluarga maksimal 15 orang. Pengajian rutin, subuh keliling dan ibadah bersama di luar tempat ibadah untuk sementara ditiadakan.

9. Kegiatan di fasilitas umum dan ruang pertemuan (gedung pemerintah, swasta dan masyarakat), seluruhnya ditutup dan kegiatan rapat, pertemuan, bimtek, workshop dan sejenisnya dilaksanakan secara daring.

10. Kegiatan seni, budaya komunitas dan pertemuan-pertemuan dilaksanakan secara daring.

11. Resepsi pernikahan/khitanan, hanya diperkenankan untuk akad nikah dihadiri keluarga inti maksimal 30 orang dan untuk khitanan 20 orang.

12. Kegiatan olah raga hanya dilakukan yang bersifat mandiri.

13. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring.

14. Penerimaan kunjungan kerja dan perjalanan dinas ke luar Depok untuk sementara dihentikan. Untuk tamu keluarga dari luar Depok maksimal lima orang.

15. Transportasi umum, maksimal 50 persen dengan waktu operasional dibatasi sampai pukul 22.00 WIB

16. Penyebaran informasi, dilarang menyebarkan informasi hoax dan provokatif, baik yang mengatasnamakan agama, budaya dan yang lainnya.

17. Kegiatan-kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa dan kegiatan kerumunan , sementara dihentikan.

18. Pemberlakuan kebijakan pengetatan PPKM ini disesuaikan dengan periode PPKM Mikro saat ini, yaitu sampai dengan tanggal 28 Juni 2021 dan akan dievaluasi kembali secara dinamis untuk kebijakan selanjutnya.

Operasi Yustisi gabungan yang dilaksanakan dalam rangka menegakkan 18 aturan PPKM Mikro Kota Depok di Kecamatan Cinere, Jumat malam (26/6/2021) kemarin, semua anggota yang terlihat dalam Operasi tersebut terlebih dahulu melaksanakan Apel di Halaman Kantor Kecamatan Cinere, dipimpin oleh Camat Cinere Mangngullang Mansyur, M.S, Danramil Limo Kapt Inf Dwi Pamuji serta Kapolsek Cinere Kompol Tata Irawan, SE., dan melibatkan 35 personil gabungan.

Personil gabungan tersebut antara lain Polsek Cinere, Koramil 07 Limo, Sat Pol PP Kecamatan Cinere, Tenaga Kesehatan UPT Puskesmas Cinere, Karang Taruna serta Mitra Koramil Limo.

Operasi Yustisi di wilayah Kecamatan Cinere dilaksanakan di Cafe Awahita yang terletak Jl. Raya Gandul serta Restauran Sari Laut Seafood 79 Jl. Pangkalan Jati.

Sementara itu Kapolsek Cinere Kompol Tata Irawan, SE., mengungkapkan kegiatan Operasi Yustisi ini dilaksanakan secara rutin, sehingga kesadaran masyarakat semakin tinggi untuk menerapkan prokes.

“Alhamdulillah dengan kita melaksanakan kegiatan rutin seperti Operasi Yustisi ini, maka kesadaran masyarakat semakin tinggi, untuk menjalankan prokes dan mematuhi aturan yang berlaku,” kata Tata saat dihubungin, Minggu (27/6/2021).

Ia juga menyebutkan, pengelola tempat usaha seperti cafe wajib menerapkan prokes dan mentaati aturan usaha, dimana wajib menutup tempat usahanya pukul 21.00 Wib.

Hal ini mengingat di masa pandemi yang belum berakhir. Polsek Cinere beserta jajarannya juga selalu menyampaikan himbauan kepada warga di lokasi-lokasi yang biasa tempat ngumpul, agar tidak berkerumun, serta menyampaikan himbauan tetap menjaga prokes serta mentaati peraturan yang ada. Ini merupakan bagian dari sosialisasi yang tidak henti-hentinya disampaikan petugas, paparnya.

“Ini semua kita lakukan agar dapat menekan penyebaran virus Covid -19,” tambahnya.

Penyemprotan dan Pembagian Sembako

Dalam rangka antisipasi penyebaran dan penekanan Covid-19 di wilayah Kecamatan Limo, dilakukan Penyemprotan Desinfektan di pemukiman warga RW 12. Selain itu pula memberikan sembako bagi warga yang terpapar Covid-19 di Kelurahan Grogol, Minggu (20/6/2021).

Kegiatan tesebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cinere Kompol Tata Irawan, SE., yang di dampingi, Kanit Binmas Polsek Cinere Iptu Kartawijaya juga Ketua KTJ RW 12 Grogol Didin, serta para Ketua RT.

Warga masyarakat yang mendapatkan bantuan beras dari Polsek Cinere, sebanyak delapan Kepala Keluarga, delapan karung beras masing-masi 10 kg

Antisipasi Pasar Tumpah

Masih dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19, juga dilakukan Patroli Gabungan Antisipasi Pasar Tumpah, JL Grogol Raya RW. 001 Jembatan Tol Grogol Kelurahan Grogol Kecamatan Limo, dilaksanakan Polsek Cinere, Minggu (27/6/2021) yang berlangsung sejak pukul 06.00 Wib.

Kegiatan yang dilaksanakan ini, memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menerapkan 5M Protokol Kesehatan, dalam rangka penanganan Penyebaran Virus Covid -19.

Kegiatan antisipasi Pasar Tumpah ini dilaksanakan oleh Waka Polsek Cinere AKP Jajang Rahmat, SH., Kepala UPT Puskesmas Limo Dr Naweng Kanit Bimas Iptu Karta Wijaya, Lurah Grogol Danudin Amin SE., Personil Polsek Cinere,Koramil Lumo, pihak Kecamatan serta Linmas Kelurahan Grogol.

Mengingat masih ada warga yang belum disiplin dalam penerapan prokes, disini pihak Polsek juga membagikan Masker Kepada Masyarakat yang tidak menggunakan masker, menyampaikan himbauan protokol kesehatan. Bahkan dalam kegiatan ini juga dibagikan 100 masker kepada masyarakat.

 

Pewarta : Herman H

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *