2 tersangka baru dugaan kasus dana Siluman 9,6 milyar ditahan JPU Kejati Aceh

  • Whatsapp
Anhar Nasution mantan Komisi lll DPR RI

MITRAPOL.com, Simeulue Aceh – Beredar isu di media sosial di kalangan masyarakat Simeulue, dua tersangka baru MI dan BM di tahan JPU Kejati Aceh dan saat ini dititip di LAPAS Kelas ll Sinabang.

Kabar penahanan dua tersangka terkait kasus dugaan Korupsi dana pemeliharaan jalan dan jembatan dinas PUPR Simeulue tahun 2017 atau lebih dikenal dengan istilah Dana Siluman 9,6 milyar tahun 2019.

Kalapas Kelas II Sinabang yang dihubungi Awak Media menyatakan pihaknya sedang persiapan pindah di Lapas Baru.

“Saya belum ke LAPAS lama. Sedang mengurus pemindahan NAPI ke Lapas baru,” jelasnya.

Sementara itu untuk dimaklumi 5 tervonis lainnya dihukum oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Banda Aceh dengan hukuman 2,5 tahun penjara dan subsider Rp 50 juta dan ditahan tahanan rumah.

Mantan anggota Komisi III DPR-RI, Anhar Nasution (foto) Selasa (29/6/2021) sore menanggapi penangkapan terus melalui media menegaskan mendukung penuh langkah itu namun jangan hanya pada yang kecil.

“Bagi saya jelas tidak boleh dibiarkan dan diberi ampun apa lagi pembiaran bagi siapa saja yang merampok, maling hak hak Rakyat Simeulue,” tandasnya.

Namun sambungnya lagi,”Pelaku yang hanya untuk memperkaya diri ditengah tengah penderitaan rakyat itu harus diberi hukuman seberat-beratnya,” timpal Anhar lagi.

Lebih lanjut imbau, Anhar Nasution, SE bahwa dalam kasus ini di atas harus diusut tuntas sampai ke “Otak Pelaku Intelektual” . Katanya siapapun Dia harus di ungkap dan kepada Aparat Penegak Hukum khususnya Kepolisian dan Kejaksaan menghimbau supaya maksimal.

“Bekerjalah dengan tulus dan ikhlas serta sungguh sungguh. Kami Rakyat Simeulue mendukung dan Mendoakan Kalian,” tutup Anhar Nasution dengan menuliskan kata Takbir, Allahu Akbar.

 

 

Pewarta : Hendra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *