Diduga lakukan pungli, 5 pemuda diamankan Satreskrim Polres Ngawi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Ngawi Jateng –  Diduga melakukan praktek pungli dengan modus mengurangi muatan atau ngepok atau meminta sejumlah uang 50 sd 100 untuk bisa melintas dijembatan darurat, lima orang terduga diamankan satreskrim Polres Ngawi pada Senin (28/06/2021).

Untuk mengungkap praktek pungutan liar tersebut beberapa anggota Reskrim Polres Ngawi sengaja ikut di dalam truk dengan tujuan mengatahui kejadian yang sebenarnya karena banyak informasi dan keluhan dari beberapa sopir yang melintas di jembatan sadang yang saat ini dalam perbaikan.

Dari pihak proyek memang memasang baner pemberitahuan muatan tidak boleh melebihi tonase 5 ton untuk kendaraan yang melintas di jembatan darurat tersebut akan tetapi jika aturan tersebut benar-benar diterapkan maka akan banyak kendaraan muatan yang tidak bisa melalui jembatan tersebut,misalnya mobil tangki dan kendaraan yang membawa alat berat

Dilokasi tersebut, reporter Mitrapol melihat ada kontener yang mengangkut alat berat juga melintas dijembatan darurat dan aman-aman saja karena kontruksi jembatan sangat kuat dan tidak ada masalah.

Dengan muka lesu dan letih salah satu sopir dari lamongan inisial DN yang mengangkut pupuk mengaku sedih karna tiap lewat harus mengurangi muatanya dulu dengan mengeluarkan uang 200 ribu.

saya juga bingung mas tiap lewat jembatan ini harus mengeluarkan uang 200 ribu untuk mengurangi muatan, padahal tiap hari saya lewat sini untuk kirim pupuk ke Sragen, ucapnya kepada reporter Mitrapol di Polres Ngawi.

Saat ini untuk mepertanggung jawabkan perbuatanya kelima terduga pelaku dimintai keterangan oleh tim penyidik Polres Ngawi.dengan tujuan menciptakan ketertiban. Sebagai penegak hukum yang harus mengayomi,melayani dan melindungi masyarakat.

 

 

Pewarta : Kcr

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *