Forum Pedagang Kawasan KV Senang Minta Pembayaran Sewa Toko Dicicil

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Belitung – Forum Pedagang Kawasan KV Senang Datangi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung minta pembayaran sewa dicicil.

Sebelumnya mereka Penyewa Bangunan Petak atau Toko Kawasan KV. Senang, pernah mengajukan surat pembebasan sewa toko/retribusi kawasan KV. Senang.

Surat yang dikirim ke Bupati Belitung H. Sahani Saleh S.Sos oleh Forum Pedagang Kawasan KV senang (FPKKS), untuk minta permohonan pembayaran pencicilan sewa toko, telah ditindak lanjuti Bupati Belitung dengan mengirimkan surat ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung.

Hari ini Selasa (29/6/2021), Forum Pedagang Kawasan KV Senang  mendatangi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung.

“Kedatangan mereka disambut baik oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Mengengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Adnizar, SH.

Adnizar mengatakan setelah kita kaji dan pelajari kalau dibebaskan tidak mungkin karena ini sumber pendapatan daerah, oleh karena itu Bupati menerbitkan peraturan memberikan keringanan sebesar 30%. Dari Rp 34.000.000 pertahun menjadi Rp.23.800.000 setahunnya,” ungkapnya.

Dengan terbitnya peraturan dari Bupati tersebut, Forum Perdagangan Kawasan KV Senang merasa terlalu berat untuk membayar angsuran walaupun sudah dipotong 30% oleh Pemerintah, dengan alasan masih pandemi covid-19 membuat hasil pemasukan usahannya menurun drastis.

“Karena dimungkinkan pembayaran sewa dicicil, kemudian diberikan kebijakan agar mereka membayar sewa secara dicicil. Tapi ada konsukuensinya karena dengan cara mereka cicil ansurannya akan dikenakan bunga sebesar 2% dari sewa selama setahun,” kata Adnizar.

Sementara itu salah satu perwakilan dari Forum tersebut mengatakan, keputusannya agar pembayaran sewa dikawasan KV. Senang dicicil disambut dengan baik oleh kawan-kawan lainnya yang tergabung.

Selanjutnya kata Purnomo untuk saat ini ia dan kawan-kawan akan membicarakan kembali membahas berapa kali yang harus dicicil setahunnya, biar sama rata pembayarannya tidak ada yang beda.

”Intinya Kawan-kawan sepaham dan tidak ada masalah, lagi yang jelas kewajiban utama membayar sewa bangunan Petak atau toko dijalankan,” pungkasnya.

 

 

Pewarta: Teblyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *