Bahas pengelolaan Pelabuhan Tanjung Batu dan Tanjung Ru, DPRD Belitung akan bentuk Pansus

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Belitung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Belitung akan membentuk panitia khusus untuk mendalami dan membahas persoalan pelabuhan Tanjung Batu dan Tanjung Ru yang dikelola oleh Badan Usaha Pelabuhan PT. Tanjung Batu Port.

Menurut Wakil Ketua II DPRD Belitung, Hendra Pramono, panitia khusus ini dibentuk bertujuan untuk membahas dan mendalami permasalahan yang terjadi di pelabuhan Tanjung Batu dan Pelabuhan Tanjung Ru mulai dari pendirian badan usaha hingga pengoperasian pelabuhannya, juga terkait persoalan pemilik saham, dividen atau bagi hasil kemana uangnya masa tidak pernah ada bagi hasil sama sekali. hanya memberikan beberapa saja di tahun 2014, dan sampai sekarang tidak ada lagi kejelasan, ditambah kondisi pelabuhan yang sudah semakin hancur,” ungkapnya. Rabu (30/06/2021).

Selain itu DPRD Belitung juga menyoroti bahwa masa kerja Direktur PT Tanjung Batu Port sekarang sudah berakhir atau melebih dari masa jabatan yang ditentukan sesuai peraturan daerah yakni selama tiga tahun.

“Untuk itu adanya penyertaan modal dari pemerintah daerah kepada BUP PT Tanjung Batu Port, segera disampaikan laporan pertanggung jawabannya kepada kami selaku DPRD Belitung,” tegasnya.

Ditambahkan nya Kami Fraksi Hanura setuju dibentuk pansus sedangkan untuk fraksi lain kami akan koordinasi terlebih dahulu,” kata Wakil Ketua II DPRD Belitung, Hendra Pramono

Direktur Utama PT Pelabuhan Tanjung Batu Port, Iskandar mengatakan tidak mempersoalkan jika ada pembentukan pansus oleh DPRD Belitung guna membahas persoalan pelabuhan Tanjung Batu dan Tanjung Ru, kami pada prinsipnya siap dan mengikuti apa yang ada di DPRD

“Initnya saya sudah menjelaskan bagaimana sulitnya untuk mengelola dan menjalankan bisnis suatu pelabuhan,” ujarnya.

 

 

Pewarta: Teblyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *