Catat Lur! BPOM Ungkap Daftar Obat COVID-19 yang Sudah Dapat EUA

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Kepala Badan POM Penny K Lukito menyebut baru hanya dua obat COVID-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan kondisi darurat atau emergency use authorization (EUA). Dua obat tersebut adalah remdesivir dan favipirafir.

“Ini adalah obat-obat yang telah mendapatkan persetujuan dalam penggunaan dalam kondisi darurat, emergency use authorization, memang obat yang sudah mendapatkan emergency use authorization sebagai obat COVID adalah dua, baru dua, remdesivir dan favipirafir,” kata Penny dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI, yang disiarkan YouTube DPR RI, Senin (5/7/2021).

Obat yang sudah mendapatkan EUA itu juga sudah disetujui organisasi profesi. BPOM tetap mendampingi untuk percepatan pendistribusian.

“Tapi tentu saja berbagai obat yang juga digunakan sesuai denganprotap yang sudah disetujui tentunya dari organisasi profesi kami juga dampingi untuk percepatan apabila membutuhkan data untuk pemasukan atau untuk datadistribusinya,” ujar Penny.

Pemaparan BPOM soal obat Corona di Komisi IX DPRPemaparan BPOM soal obat Corona di Komisi IX DPR (Tangkapan layar YouTube DPR RI) Selain itu, BPOM sudah mengeluarkan informatorium obat Corona. Di dalam informatorium obat sudah ada rencana untuk pengobatan pasien Corona anak.

“Saat ini Badan POM juga sudah mengeluarkan informatorium obat COVID Indonesia yang disusun bersama lima organisasi profesi dan tenaga ahli, dan juga saya kira di dalamnya sudah ada indikasi-indikasi pengobatan untuk pasien COVID-19 anak-anak,” imbuhnya.

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *