YARA Langsa, Minta Kejati Aceh, Awasi Proyek PKPK Langsa, waktu kerja tinggal 20 hari lagi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Langsa – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh ( YARA) Langsa, H A Muthallib Ibr, SE,.SH,.M.Si,.M.Kn, meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh ( Kejati ) Aceh, untuk mengawal Proyek Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh (PKPK) yang berada di Krueng ( Sungai ) Langsa, Kota Langsa, menelan Anggaran Rp. 9.730.000.000.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Ramai Jaya Purnasejati, dan pengawasnya adalah PT Innerindo Dinamika, yang berkantor Di Gampong Mulia Banda Aceh, perlu dikawal proyek ini, ujar H Thallib kepada sejumlah awak Media di Langsa Senin ( 5/7/2021).

Mantan wakil ketua PWI Aceh ini, dengan tegas meminta kepada semua pihak, bukan hanya kepada Kejati Aceh saja mengawal Proyek ini, namun semua pihak wajib kawal, Wartawan, LSM, Masyarakat, DPRA, DPRK, karena proyek ini di bangun dengan menggunakan uang Negara, ujar nya.

Sesuai dengan tertulis di Plang Proyek, kita melihat hanya beberapa hari lagi masa kerja, hanya 20 hari lagi sedangkan saat ini baru selesai sekitar 45 persen terlihat di lapangan, ujarnya.

Proyek ini berada di pusat Langsa, jadi wajib semua pihak mengawal dan wajib rakyat awasi, seperti dikatakan oleh tim KPK pusat saat mengunjungi Kota Langsa pekan lalu, ujar H Thallib, yang juga Dosen FH Unsam.

YARA Langsa juga Senin ( 5/7/2021) melakukan investigasi ke lapangan proyek yang berada di bekalang RSUD Langsa, sepanjang Krueng Aceh ( sungai ) Langsa, kelihatan pekerjaan dilapangan baru mancapai 45 persen, tidak mungkin proyek ini selesai dikerjaan dalam jangka waktu 20 hari lagi, ujar nya lagi.

H Thallib Ibr, yang juga seorang Advokat ini, menyebutkan siapapun yang membangun proyek ini masyarakat wajib kawal atau awasi, dan kita terus pantau proyek ini dan nanti kita laporkan ke pihak penegak hukum, baik ke KPK, Kejati, kalau nanti sudah terbukti secara hukum adanya indikasi kasus Korupsi, dan nanti akan kita minta laporan BPK RI, jika ada indikasi kerugian Negara tentang Proyek itu, sebut H Thallib tutupnya.

Sementara pihak rekanan pelaksana proyek miliaran rupiah itu, dan pihak terkait lainnya yang terlibat dalam pengerjaan proyek tersebut hingga berita ini diturunkan belum berhasil dijumpai untuk konfirmasi lebih lanjut.

 

Pewarta : T.Indra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *