Polda Banten Ikuti Rakor Pengaturan WFO/WFH Dalam Sektor Essensial dan Kritikal

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banten – Polda Banten mengikuti Rakor Perubahan Pengaturan Work From Office / Work From Home Dalam Sektor Essential dan Kritikal yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Invenstasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melalui Zoom Meeting.

Wakapolda Banten Brigjen Drs. Ery Nursatari, M.H. didampingi Karo SDM Polda Banten Kombespol Arif Fajarudin, S.I.K., M.H., M.A.P. dan Dirlantas Polda Banten Kombespol Rudy Purnomo, S.I.K., M.H. mengikuti kegiatan tersebut di Ruang Vicon Mapolda Banten, Rabu, (07/07/2021).

Rapat tersebut disampaikan oleh Menko Marves terkait perubahan pengaturan Work From Office / Work From Home dalam sektor Essential dan Kritikal bagi perusahan / industri yang masih belum memberlakukan aturan.

“Saya harap dalam PPKM Darurat semua perusahaan/industri di daerah-daerah yang terkena PPKM Darurat dapat mengikuti aturan yang di sudah ditetapkan pemerintah dalam melaksanakan Work From Office / Work From Home dalam sektor Essential dan Kritikal,” Jelas Luhut melalui Video Conference.

“Saya berharap aturan ini dapat segera terealiasi dan di beri tindakan tegas kepada perusahaan yang masih belum memberlakukan aturan pengaturan Work From Office / Work From Home Dalam Sektor Essential dan Kritikal Yang sudah di tetapkan,” lanjut Luhut.

Setelah kegiatan Wakapolda Banten kepada awak media menjelaskan akan segera menindak lanjuti arahan dari Menko Merves dalam pelaksanakan Work From Office / Work From Home dalam sektor Essential dan Kritikal.

“Kami bersama Forkopimda Provinsi Banten akan melakukan sosialisasi dan tindakan kepada perusahaan dan industri untuk melaksanakan Work From Office / Work From Home dalam sektor Essential dan Kritikal selama masa PPKM Darurat ini,” Jelas Wakapolda.

Untuk diketahui cakupan sektor esensial meliputi keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non-penanganan karantina, serta industri orientasi ekspor.

Sementara itu, cakupan sektor kritikal yaitu energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, obyek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

 

Pewarta : Muklis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *