Kejari Sabang Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sabang – Pada Tanggal (24/06/2021) Tim Jaksa Penyidik Kejari Sabang menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus korupsi BBM dan pelumas di Dinas Perhubungan (Dishub) Sabang tahun anggaran 2019.

Tersangka yang diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum berjumlah yakni mantan Kepala Dinas Perhubungan tahun 2019, IS dan manajer SPBU Nomor 14.235409, SH. Sementara, barang bukti yang diserahkan berupa uang tunai senilai Rp 493.326.500 (Empat ratus sembilan puluh tiga juta tiga ratus dua puluh enam ribu lima ratus rupiah.

Penyerahan tersangka dan barang bukti ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang, Choirun Parapat. “Kajari Sabang, Choirun Parapat melalui Kasi Intelijen, Tanamal mengatakan, pihak JPU Kejari Sabang sebelumnya telah menyatakan bahwa berkas perkara tersebut telah lengkap (P-21) secara formil maupun materil.

“Oleh karena itu dapat segera diserahkan (tahap II), proses perkara tersebut telah beralih dari penyidikan ke penuntutan, beberapa hari kedepan Tim JPU menyiapkan surat dakwaan untuk masing-masing tersangka dan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh,” jelasnya.
Penyerahan tersangka dan barang bukti ini dilakukan berdasarkan pertimbangan hal-hal sebagaimana diatur dalam Pasal 21 UU Nomor 8 Tahun 1982 tentang KUHAP.

“Tim JPU Kejari Sabang menahan masing-masing terdakwa di rutan selama dua puluh hari kedepan, dalam masa itu berkas perkara segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh,” katanya.

Masing-masing terdakwa dikenakan Pasal 2 Ayat 1 jo Pasal 3 jo Pasal 18 Ayat1 huruf a, b Ayat 2 dan Ayat 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman pidana maksimal seumur hidup dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) Dugaan Tindak Pidana Korupsi Peningkatan Jalan Muara Situlen-Gelombang

Jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Aceh tenggara menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dugaan tindak pidana korupsi peningkatan jalan muara situlen-gelombang tahun anggaran 2018 dari penyidik Kejaksaan Tinggi Aceh di ruang pemeriksaan tindak pidana khusus Kejati Aceh.

Keempat orang yang ditahan yaitu:
1. Jun (KPA peningkatan jalan Muara Situlen –Gelombang)
2. Syu (PPTK I UPTD V Aceh Tenggara peningkatan jalan Muara Situlen –Gelombang)
3. Kha (Direktur Utama CV. Beru Dinam)
4. Kar (Direktur utama PT. Pemuda Aceh Kontruksi)

Dari hasil audit BPKP Perwakilan Aceh, jumlah kerugian negara sebesar Rp. 4.241.960.085,50,- dari nilai kontrak sebesar Rp.11.687.817.000,-

Atas perbuatan tersebut, para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Bahwa terhadap para tersangka ditahan di Rutan Kajhu.

 

Pewarta : Bukhari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *