Rangkap Jabatan, Keberadaan Plt DPD II PG Bolmong Ruby Rumpesak di Sorot

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, BOLMONG – Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) DPD II Bolmong, Ali Imran Aduka Sabtu (10/07/21), Menyoroti keputusan DPD I PG Sulut atas penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) DPD II PG Bolmong Ruby Rumpesak SH, yang dinilai langgar AD/ART PG yang tertuang pada pasal 12 ayat 2.

” Sangat jelas dalam AD/ART PG pasal 12 ayat 2, Menyebutkan setiap pengurus partai dilarang merangkap jabatan dalam kepengurusan dewan pimpinan partai yang bersifai vertikal,” Pungkas Ali Imran Aduka.

Lanjut Ali Mengatakan, Keberadaan Saudara Ruby Rumpesak sebagai Plt ketua DPD II partai golkar cukup jelas langgar AD/ART partai golkar. pasalnya saudara Ruby Rumpesak masi menjabat sebagai sekertaris partai golkar DPD II PG manado, dan hal ini baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah partai golkar ada pengurus DPD II menjadi Plt di DPD II daerah lain? sementara kedudukanya sama.

” Ini baru pertama kali terjadi di partai golkar dimana sekretaris DPD II PG daerah lain menjadi Plt di DPD II PG Bolmong,” Kecam Ali

Bukan hanya itu ucap Ali, Ruby Rumpesak juga bukan hanya merangkap dua jabatan saja, melainkan sudah merangkap 3 jabatan sekaligus, baik dirinya sebagai sekertaris DPD II PG manado saat ini, ia juga menjabat wakil ketua bidang pemuda dan olahraga DPD I Sulawesi Utara ( Sulut ) serta Pelaksana Tugas ( Plt ) ketua DPD II partai golkar Bolaang mongondow ( PG Bolmong).

” Artinya Ruby Rumpesak bukan hanya rangkap jabatan, akan tetapi rangkap diatas rangkap, dan ini kami anggap sebuah kekonyolan DPD I sulut yang tidak paham AD/ART partai golkar,” Ujarnya.

Masih Ali Menambahkan, Kebobrokan DPD I Sulut yang prematur dalam mengambil keputusan sangat wajar dan lumrah, ketika kemudian DPD II partai golkar bolmong tidak mengindahkannya, hal tersebut karena sudah tau bahwa ini jelas melanggar AD/ART partai.

” Kami tidak mau ikut ikutan pada ke brobrokan DPD I PG Sulut yang sering melanggar AD/ART. Jika kami mengaminkan setiap keputusan DPD I tersebut, itu sama halnya kami ikutan bodoh dengan mereka yang kami nilai tidak paham aturan partai yang menjadi dasar rujukan dalam setiap pengambilan keputusan.” Tandas Ketua AMPG Bolmong Ali Imran Aduka.

Hasil pantauan wartawan dimana gejolak politik dan protes keras yang di lontarkan Ketua AMPG Bolmong ini, di akibatkan adanya keputusan penonaktifan jabatan Sekretaris DPD II PG Bolmong Fadly Simbuang SE secara tiba tiba, hanya karena DPD II PG Bolmong mengamankan surat keputusan DPP PG yang di tandatangani oleh Ketum dan sekjen PG terkait pengisian unsure pimpinan DPRD dari partai golkar.

Alhasil Ketua AMPG Ali Imran Aduka bersama DPD II PG Bolmong dikabarkan telah menyiapkan 4 point yang menjadi dasar keberatan atas keputusan maupun dugaan pelanggaran yang terjadi. Yakni:

Pertama, Menolak keputusan rapat yang dilaksanakan dilolak bertempat di Hotel Cendy, karena tidak melibatkan pengurus DPD II PG Bolmong, sehingga dinyatakan ilegal.

Kedua , Menolak Keputusan DPD I Sulut berkaitan dengan Plt DPD II PG Bolmong dan Plt Sekretaris DPD II PG Bolmong Karena melanggar aturan partai.

Ketiga, Mengajukan mosi tidak percaya kepada Plt DPD II PG Bolmong Saudara Ruby Rumpesak SH, berkaitan dengan penetapan SK Plt DPD II Bolmong yang di keluarkan oleh DPD I PG Sulut yang dinilai cacat hukum.

Ke empat, Melaporkan pelanggaran pelanggaran yang terjadi di DPD I PG Sulut, ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

 

Pewarta : Candra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *